Tak Sekadar Belajar, Sekolah Lansia di Samarinda Dilengkapi Pemeriksaan Kesehatan

Samarinda23 Dilihat

Metroikn, Samarinda –

Upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia terus diperkuat. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda mendorong pengembangan program sekolah lansia yang tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga pemeriksaan kesehatan dan pendampingan langsung.

Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat menyeluruh.
“Sekolah lansia ini bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga ada pemeriksaan kesehatan dan pendampingan,” ujarnya.

Program ini melibatkan kader yang akan dilatih untuk mendampingi lansia di masing-masing wilayah. Pendampingan tersebut menjadi kunci agar setiap kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala. Mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat, seluruhnya dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan lansia tetap terpantau.

Program ini juga mendapat dukungan dari masyarakat. Salah satunya melalui iuran peserta yang digunakan untuk membantu pembiayaan pemeriksaan kesehatan tertentu.

Deasy menyebut, sekolah lansia menjadi langkah strategis untuk mendorong lansia tetap aktif dalam kehidupan sosial, sekaligus menjaga kesehatan fisik.
“Semakin banyak lansia yang sehat dan berdaya, maka akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kebahagiaan keluarga,” jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan dengan total 12 kali pertemuan. Materi yang diberikan mencakup edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, menjaga kebugaran, hingga aktivitas sosial yang mendukung kesejahteraan lansia.

Selain meningkatkan kualitas hidup, program ini juga diharapkan mampu menekan beban pengeluaran kesehatan, baik bagi keluarga maupun pemerintah, seiring dengan kondisi lansia yang semakin baik.

DPPKB Samarinda menargetkan program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta di berbagai wilayah.
“Kami harapkan lansia dapat aktif mengikuti kegiatan ini agar tetap sehat, bahagia, dan produktif,” pungkasnya.