Target 300 Kantong Darah, IKN Gelar Donor Massal dan Skrining Diabetes Digital

IKN25 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Upaya membangun kota sehat di Ibu Kota Nusantara (IKN) tak lagi sebatas layanan medis. Otorita IKN mulai mendorong deteksi dini berbasis teknologi, salah satunya melalui sosialisasi skrining diabetes melitus menggunakan aplikasi DoScreen, yang digelar bersamaan dengan aksi donor darah, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN ini terbuka untuk umum dan disambut antusias. Ratusan peserta, mulai dari pegawai Otorita IKN, pekerja konstruksi, hingga masyarakat sekitar, turut ambil bagian.

Selain mendorong kesadaran deteksi dini diabetes melalui pemanfaatan teknologi digital, kegiatan ini juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan hari ini kita dapat mengumpulkan minimal 300 kantong darah,” ujar Basuki.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DPD HIPPI Kalimantan Timur, RSUD Abadi Samboja, RSUD Ratu Aji Putri Botung, PMI Kota Balikpapan, serta PGRI Cabang Sepaku.

Dosen UMY, Mahendro Kusumo, menilai kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam membangun kota masa depan yang sehat dan kompetitif.
“Sinergi antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan ibu kota yang sehat dan berdaya saing,” ujar Mahendro.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN mendorong terbentuknya ekosistem kesehatan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga preventif dan berbasis teknologi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.