Warga Dihimbau Jangan Tergiur Harga Murah Hewan Kurban Tanpa SKKH

METROPOLIS56 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap hewan kurban yang dijual tanpa pengawasan resmi menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Hewan yang diperdagangkan tanpa pemeriksaan kesehatan dinilai berisiko karena kondisi kesehatannya tidak dapat dipastikan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Samarinda, Maskuri, mengatakan masyarakat sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga murah atau ukuran hewan saat membeli kurban.

Menurutnya, hal paling penting ialah memastikan hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti telah melalui pemeriksaan petugas.

“Ditanyakan dulu itu ada tidak surat kesehatan hewannya. Baru lihat umur, fisik, dan harganya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masih banyak warga yang lebih fokus pada bobot dan harga hewan kurban tanpa memastikan kondisi kesehatannya terlebih dahulu. Padahal, pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk memastikan hewan layak dijadikan kurban dan terbebas dari penyakit.

Maskuri juga meminta masyarakat tidak melanjutkan transaksi apabila penjual tidak dapat menunjukkan dokumen kesehatan hewan yang resmi.

“Kalau penjual tidak berani menunjukkan surat kesehatan hewan, sebaiknya tidak usah dilanjutkan komunikasi jual belinya,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap penjualan hewan kurban di lokasi yang tidak berada dalam pengawasan petugas kesehatan hewan.

Menurutnya, hewan yang dijual sembarangan tanpa pemeriksaan berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat karena kondisi kesehatannya tidak diketahui secara pasti.

“Hati-hati hewan kurban yang dijual tanpa pengawasan itu kita tidak tahu kondisi kesehatannya karena tidak ada pemeriksaan,” tuturnya.