Libur Lebaran, Omzet UMKM di IKN Meledak hingga Rp20 Juta per Hari

IKN136 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Libur Idulfitri 1447 H bukan hanya momen silaturahmi, tapi juga rezeki bagi pelaku usaha di Ibu Kota Nusantara (IKN). Membludaknya pengunjung yang ingin melihat progres pembangunan IKN membuat omzet UMKM dan usaha kuliner meroket, bahkan beberapa mencapai Rp20 juta per hari.

“Arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” kata Troy Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Sabtu (28/03/2026) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN.

Di area glamping, Kevin dari Rumah Makan Global mengaku omzetnya naik drastis seiring membludaknya pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” ujarnya.

Begitu juga Nita dari Café Sepaku Empat, yang mencatat lonjakan omzet dari Rp1,8 juta menjadi Rp10–15 juta per hari. Mochi menjadi primadona, terutama disukai anak-anak.

“Proses pembuatannya memang lama, tapi penjualannya cepat banget,” kata Nita.

Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” di Plaza Seremoni, bahkan mengantongi omzet Rp10–12 juta per hari. Sementara Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, melaporkan penjualan baju khas Nusantara naik dua kali lipat dibanding hari biasa.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto menambahkan, “Kalau ada event atau liburan, omzet bisa tembus Rp10–15 juta, kalau tidak ada event hanya Rp2–3 juta.”

Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara menekankan kekuatan menu andalan mereka, bakwan Malang.

“Rasanya bikin kangen pengunjung. Banyak yang bilang, kalau ke IKN ingetnya bakwan Malang D’sweet. Selama Lebaran, omzet bisa mencapai Rp10–20 juta per hari,” ujar Sri.

Menurut Troy Pantouw, kemudahan akses menuju IKN selama libur Lebaran juga mendorong arus pengunjung. Ia menegaskan, “Otorita IKN memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang membuka outlet di KIPP dan UMKM lokal. Ini bukan sekadar berkah musim liburan, tapi juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di IKN. Kami mengajak masyarakat jangan ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara.”