Progres pembangunan Rumah Sakit di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dikunjungi Sebanyak :11
Metroikn, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan berbagai pelayanan dasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) kian siap menjelang perpindahan aparatur sipil negara (ASN). Kesiapan ini mencakup layanan kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, hingga fasilitas peribadatan bagi ASN dan keluarganya.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menyebut Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan empat pelayanan dasar yang wajib dipenuhi negara, yakni kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, serta kebebasan beragama dan beribadah. Seluruh mandat tersebut kini diprioritaskan di KIPP.
“Bidang pendidikan di IKN sudah mulai siap untuk mendukung perpindahan Ibu Kota Nusantara,” tegas Suwito.
Fasilitas pendidikan di KIPP IKN
Pada sektor pendidikan, sekolah terpadu dari PAUD hingga SMA akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru. Sejumlah institusi pendidikan lain juga segera menyusul, seperti Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Garuda, sekolah terpadu Kementerian Agama, hingga empat sekolah internasional yang telah melakukan groundbreaking. Otorita IKN juga melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah eksisting di wilayah KIPP.
Di sisi kesehatan, empat rumah sakit telah tersedia di KIPP dan tiga di antaranya sudah melayani masyarakat, yakni RS Hermina Nusantara, RS Mayapada Nusantara, dan RSUP Kemenkes Nusantara. Ketersediaan tempat tidur bahkan disebut melampaui standar nasional.
“Ketersediaan tempat tidur di IKN sudah mencapai dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk, melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk,” jelas Suwito.
Fasilitas Kesehatan di KIPP IKN
Upaya preventif juga dilakukan melalui pengendalian lingkungan untuk menekan potensi penyakit, termasuk demam berdarah. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dijalankan dua kali setahun sebagai bagian dari pencegahan dini.
“Hasil CKG menunjukkan lebih dari 30 persen pegawai usia di bawah 30 tahun mengalami hiperglikemia, disertai peningkatan kolesterol dan tekanan darah. Ini menjadi perhatian serius agar ASN menerapkan pola hidup sehat,” katanya.
Dari sisi jaminan sosial, layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan telah tersedia di fasilitas kesehatan di wilayah KIPP.
Sementara itu, kesiapan fasilitas peribadatan juga menjadi perhatian. Masjid Negara IKN direncanakan mulai beroperasi pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Selain itu, pelayanan ibadah telah dikoordinasikan di 12 masjid, 37 musala, serta fasilitas ibadah bagi umat Kristiani.
“Masjid Negara IKN kami siapkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan,” kata Suwito.
Masjid Negara IKN
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pelayanan dasar merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib disediakan pemerintah, termasuk bagi ASN yang akan bertugas di IKN.
“Pelayanan dasar menjadi kunci agar ASN dapat pindah dan bekerja dengan tenang di IKN,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Menurut Troy, kesiapan pelayanan tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi ASN dalam menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia.
“Dengan pelayanan dasar yang semakin lengkap, kami optimistis ASN dapat pindah ke IKN dengan rasa aman, nyaman, dan percaya diri dalam menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia,” pungkasnya.