Metroikn, Balikpapan – Tren penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kian menunjukkan peningkatan tajam. Seiring bertambahnya jumlah pengguna, transaksi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN juga ikut melonjak signifikan sepanjang 2025.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) mencatat total transaksi SPKLU mencapai 18.932 kali pada 2025, naik lebih dari 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 5.498 transaksi. Lonjakan ini turut diikuti peningkatan konsumsi energi kendaraan listrik, dari 109.766 kWh pada 2024 menjadi 468.762 kWh pada 2025.
Peningkatan tersebut didorong oleh perluasan infrastruktur pengisian daya. Hingga akhir 2025, jumlah SPKLU di wilayah kerja PLN UID Kaltimra bertambah dari 71 unit menjadi 77 unit, sehingga akses pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik semakin mudah dijangkau.

Salah satu pengguna kendaraan listrik di Balikpapan, M. Samsi, merasakan langsung manfaat peralihan ke mobil listrik, terutama dari sisi efisiensi biaya operasional.
“Sejak beralih ke mobil listrik pada Agustus 2025, pengisian daya di SPKLU PLN jauh lebih hemat dibandingkan penggunaan bahan bakar kendaraan konvensional. Selain itu, proses pengisian daya yang cepat serta kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile turut mendukung mobilitas sehari-hari,” ucap Samsi.
Ia juga menilai fasilitas SPKLU PLN, khususnya di UP3 Balikpapan, semakin nyaman dengan lokasi strategis dan sarana pendukung yang memadai. Ke depan, ia berharap jumlah SPKLU, terutama layanan fast charging, dapat diperbanyak, khususnya di kawasan Balikpapan Timur.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyebut peningkatan transaksi ini menjadi indikator perubahan pola mobilitas masyarakat menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.
“Pertumbuhan transaksi SPKLU ini menunjukkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus berkembang secara positif. Hal ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPKLU PLN sebagai bagian dari dukungan transisi energi bersih,” ujar Chaliq.
Ia menambahkan, PLN akan terus memperluas jaringan SPKLU serta memperkuat layanan digital melalui PLN Mobile agar masyarakat semakin mudah dan nyaman menggunakan kendaraan listrik.
“PLN akan terus memperluas jaringan SPKLU, meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, serta menghadirkan kemudahan layanan berbasis digital melalui PLN Mobile agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik,” tutup Chaliq.
Dengan tren yang terus tumbuh, PLN optimistis penggunaan kendaraan listrik di Kaltim dan Kaltara akan semakin meluas, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan dan pengembangan energi bersih nasional.









