Dishub Balikpapan Terapkan Kawasan Tertib Lalu Lintas di MT Haryono, Siapkan Dua Kantong Parkir Alternatif

metroikn, BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan terus memperkuat upaya penataan lalu lintas di kawasan perkotaan dengan menerapkan program Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di sepanjang Jalan MT Haryono. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk mengurangi kemacetan dan menekan pelanggaran yang kerap terjadi di salah satu jalur tersibuk tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa penerapan KTL akan diawali dengan tahap sosialisasi dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas. Tahapan ini penting agar masyarakat memahami aturan sebelum dilakukan penegakan hukum di lapangan.

“Tujuan kami bukan langsung menindak, tapi menertibkan sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat parkir,” jelas Fadli usai kegiatan penertiban di kawasan MT Haryono, Sabtu (26/10/2025) malam.

Dishub bersama Satlantas Polresta Balikpapan juga telah menetapkan jam operasional tertentu di mana kendaraan masih diperbolehkan parkir di bahu jalan, namun dalam pengawasan ketat dan waktu terbatas.

“Setelah masa sosialisasi selesai, pengawasan akan diperketat dan sanksi akan diberlakukan bagi pelanggar,” ujarnya.

Sebagai langkah pendukung, Dishub menyiapkan dua kantong parkir alternatif di sekitar kawasan MT Haryono. Lokasi pertama berada di area dekat Warung Mie Gacoan dengan pagar seng merah, sedangkan lokasi kedua di dalam kawasan Citra City. Kedua titik tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 600 kendaraan.

“Ini solusi jangka pendek agar masyarakat tetap punya area parkir legal tanpa mengganggu arus lalu lintas,” tambah Fadli.

Selama 30 hari ke depan, Dishub bersama Satlantas akan melakukan masa pengawasan intensif, terutama pada akhir pekan ketika volume kendaraan meningkat.

Fadli berharap, keberhasilan penerapan KTL sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas.

“Balikpapan adalah kota transit dan terus berkembang. Kalau kita tidak mulai disiplin dari sekarang, kemacetan akan makin parah. Mari bersama-sama jaga ketertiban di jalan,” tutupnya. (adv/metroikn)