Metroikn, Jakarta – PT PLN (Persero) meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang menilai kualitas pengalaman pelanggan di lingkungan BUMN. Penilaiannya mencakup tiga aspek, yakni ketepatan layanan (effectiveness), kemudahan akses (ease), dan kenyamanan pelanggan (emotion).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan itu menjadi pengingat bahwa transformasi perusahaan harus memberikan dampak langsung bagi pelanggan, bukan hanya meningkatkan kinerja operasional.
“Transformasi PLN pada akhirnya harus dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus meningkatkan kemudahan layanan, mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan, dan memastikan setiap interaksi dengan PLN memberikan pengalaman yang semakin baik. Kepercayaan pelanggan menjadi fondasi penting bagi PLN untuk terus bertumbuh dan menjalankan perannya dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).
Untuk meningkatkan kualitas layanan, PLN memperkuat digitalisasi dari proses operasional ketenagalistrikan hingga interaksi dengan pelanggan. Perusahaan juga mengembangkan ekosistem layanan digital dan mengintegrasikan proses bisnis agar layanan lebih mudah diakses.
Salah satu kanal yang dikembangkan adalah aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengakses layanan pasang baru, perubahan daya, pembayaran tagihan, hingga menyampaikan pengaduan gangguan listrik.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan untuk melanjutkan perbaikan layanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.
“Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh pelanggan dan insan PLN yang terus menjadi bagian dari perjalanan transformasi perusahaan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata dan perbaikan berkelanjutan,” ucap Rozy.
Menurut Rozy, kualitas pengalaman pelanggan tidak hanya ditentukan oleh petugas pelayanan. Keandalan pasokan listrik, kecepatan penanganan gangguan, kemudahan memperoleh layanan, serta kemampuan memahami kebutuhan pelanggan harus berjalan bersama.
“Pengalaman pelanggan yang baik merupakan hasil dari kerja bersama seluruh insan PLN. Setiap insan PLN didorong untuk memahami bahwa kualitas layanan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit pelayanan pelanggan, melainkan tanggung jawab seluruh proses bisnis perusahaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan kualitas pelayanan menjadi faktor penting bagi keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.
“Di seluruh perusahaan yang sustain kalau kita belajar, kalau kita melihat a build to last company, perusahaan-perusahaan yang hidup lebih dari 100 tahun, jika digali paling dalam apa yang membuat mereka bisa exist? Hanya satu kata, yaitu servis,” ujar Dony.
Melalui CX100 Award, Danantara Indonesia mendorong perusahaan-perusahaan BUMN untuk terus memperbaiki mutu layanan dan pengalaman pelanggan sebagai bagian dari transformasi perusahaan.









