Metroikn, Kutai Barat – Langit yang tak kunjung menurunkan hujan di tengah kemarau berkepanjangan membuat prajurit Brigif TP 85/BTC bersama warga mengambil langkah bersama. Bukan dengan peralatan pemadam atau distribusi air, kali ini mereka berkumpul untuk menunaikan Sholat Istisqo dan memanjatkan doa agar hujan segera turun.
Sholat Istisqo digelar secara berjamaah di lingkungan Markas Komando (Mako) Brigif TP 85/BTC, Kutai Barat, Sabtu (29/8/2026).
Prajurit bersama masyarakat sekitar mengikuti ibadah dua rakaat tersebut sebagai bentuk ikhtiar batin menghadapi dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di wilayah tersebut.
Pelaksanaan sholat dipimpin imam sekaligus khatib. Setelah dua rakaat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama.
Doa yang dipanjatkan tidak hanya menjadi ungkapan permohonan agar hujan segera turun, tetapi juga menjadi bentuk refleksi dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
Kemarau panjang dapat memberikan tekanan terhadap aktivitas masyarakat, terutama ketika ketersediaan air mulai menjadi persoalan.
Dalam kondisi tersebut, prajurit Brigif TP 85/BTC memilih melibatkan masyarakat dalam ikhtiar bersama. Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut.
Bagi masyarakat, kehadiran prajurit dalam kegiatan keagamaan tersebut memberikan dukungan moral di tengah situasi kemarau yang tidak mudah.
Mereka merasa tidak menghadapi kondisi tersebut sendirian karena jajaran Brigif TP 85/BTC ikut hadir dan berdoa bersama masyarakat.
Sholat Istisqo menjadi simbol kebersamaan antara prajurit dan warga dalam menghadapi persoalan yang dirasakan bersama.
Di tengah kemarau yang masih berlangsung, doa bersama itu menjadi ikhtiar untuk mengetuk pintu langit sekaligus menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kutai Barat.









