metroikn, Balikpapan – Masa kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan secara resmi berakhir pada Januari 2025. Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, mengungkapkan bahwa kedua badan adhoc ini telah menyelesaikan tugasnya selama tahapan Pilkada 2024.
“PPK dan PPS telah menjalankan tugas teknis untuk mendukung KPU dalam menyelenggarakan Pilkada. Masa kerja mereka selesai pada Januari 2025, sesuai aturan yang berlaku,” ujar Yudho, Selasa (7/1/2025).
Setelah masa tugas mereka berakhir, PPK dan PPS tidak lagi terlibat dalam tahapan selanjutnya, termasuk proses pelantikan Wali Kota terpilih. Masa kerja badan adhoc ini telah diatur selama delapan bulan sejak dimulainya tahapan Pilkada.
Kata Yudho, PPK mulai bekerja pada Juni 2024, sedangkan PPS memulai tugasnya dua minggu kemudian. Dengan durasi masa kerja yang hampir bersamaan, kedua badan ini diakui memberikan kontribusi besar dalam memastikan kelancaran seluruh tahapan Pilkada 2024.
PPK Kota Balikpapan terdiri atas 30 anggota, dengan masing-masing kecamatan diisi oleh lima anggota. Sedangkan PPS memiliki 102 anggota, dengan tiga anggota untuk setiap kelurahan di Balikpapan.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi PPK dan PPS, KPU Balikpapan akan mengadakan acara penghormatan pada pertengahan bulan ini. Acara tersebut sekaligus menjadi momen pembubaran resmi badan adhoc ini.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada PPK dan PPS yang telah bekerja keras dalam membantu KPU menyelenggarakan Pilkada,” katanya.
Yudho juga menegaskan pentingnya peran badan adhoc ini dalam setiap tahapan Pilkada. Mulai dari penyusunan daftar pemilih hingga rekapitulasi suara, PPK dan PPS menunjukkan komitmen tinggi terhadap keberhasilan penyelenggaraan pemilu.
Meski tanpa dukungan PPK dan PPS nantinya, KPU Balikpapan memastikan tahapan pelantikan Wali Kota terpilih, akan berjalan sesuai rencana.
KPU Balikpapan menilai perlibatan PPK dan PPS mempertegas komitmen terjaganya integritas dan transparansi Pilkada 2024. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari kesuksesan pesta demokrasi di Kota Balikpapan.