DPRD Kaltim Soroti Kerusakan Jalan Poros Bontang–Sangatta, Tuntut Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

KALTIM125 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) yang juga Ketua Fraksi Demokrat–PPP, Agus Aras, mendesak pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim untuk segera memperbaiki kerusakan di ruas jalan nasional Bontang–Sangatta.

Desakan ini disampaikan karena kondisi jalan yang semakin memburuk dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta mobilitas ekonomi.

Agus yang merupakan legislator dari daerah pemilihan Berau–Kutim–Bontang menyebutkan, banyak titik kerusakan di sepanjang jalur tersebut. Kerusakan bertambah parah akibat tingginya volume kendaraan besar dan angkutan alat berat yang setiap hari melintasi ruas jalan nasional itu.

“Sekarang banyak titik kerusakan, khususnya di ruas Bontang–Sangatta. Kami meminta Balai Jalan Nasional segera melakukan perbaikan,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Jumat (14/11/2025).

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas konstruksi jalan sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Menurutnya, kondisi lalu lintas yang padat kerap menimbulkan kemacetan, sementara struktur jalan beraspal yang ada saat ini tidak lagi mampu menahan beban kendaraan berat.

“Jalan ini harus ditingkatkan kualitasnya. Tidak cukup lagi hanya menggunakan aspal, tetapi harus rigid pavement atau beton agar lebih kuat dan tahan lama,” tegasnya.

Agus juga mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat proses peningkatan jalan nasional tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa masih ada sekitar separuh dari total ruas jalan yang belum dibangun menggunakan konstruksi beton.

“Masih ada separuh jalan di Bontang–Sangatta yang belum di-rigid, jadi harus segera dilanjutkan pengerjaannya. Termasuk area dekat Sangatta, kondisinya sudah rusak berat dan sangat mengganggu pengguna jalan,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah pusat melalui BBPJN Kaltim dapat memprioritaskan perbaikan ini agar mobilitas masyarakat lebih lancar, keamanan berkendara meningkat, dan aktivitas ekonomi di kawasan Bontang–Sangatta tetap berjalan optimal.