Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026 Berbasis Aplikasi

METROPOLIS242 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Samarinda mulai memasuki tahap persiapan. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda memastikan seluruh proses penerimaan siswa baru tahun ini dirancang agar berjalan lebih tertib, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Disdikbud Samarinda memastikan pelaksanaan SPMB 2026 akan dimulai pada pekan ketiga Mei hingga pekan pertama Juni mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, mengatakan saat ini pihaknya masih mematangkan jadwal sekaligus menyiapkan berbagai perangkat pendukung agar proses penerimaan berjalan lancar.

“Insya Allah kita mulai minggu ketiga Mei sampai minggu pertama Juni. Jadwal masih kita mantapkan dengan tim,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini sistem pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui aplikasi. Dengan sistem tersebut, orang tua dapat mendaftarkan anaknya langsung dari rumah tanpa harus datang ke sekolah.

“Jadi nanti pakai aplikasi, orang tua bisa mendaftar dari rumah, yang penting berkasnya lengkap,” jelasnya.

Untuk mendukung penerapan sistem tersebut, Disdikbud Samarinda juga terus melakukan sosialisasi di seluruh kecamatan. Sosialisasi melibatkan Inspektorat, tim gugus tugas, hingga Dinas Komunikasi dan Informatika.

Meski menggunakan sistem digital, Disdikbud tetap menyiapkan pendampingan bagi sekolah di wilayah pinggiran yang memiliki keterbatasan akses internet maupun kendala jaringan.

Nantinya, sekolah-sekolah tersebut akan dibantu tim khusus untuk proses pengunggahan dokumen ke dalam sistem agar seluruh calon peserta didik tetap dapat terlayani.

Selain itu, Disdikbud juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) SPMB untuk mengawal jalannya proses penerimaan siswa baru, sekaligus meminimalisasi kendala teknis maupun potensi aduan masyarakat.

“Insya Allah semua kita siapkan supaya proses ini lebih tertib, transparan, dan masyarakat juga lebih mudah,” pungkasnya.