PPU Bidik Smart City, ATCS dan CCTV Diusulkan untuk Pantau Jalan

Diskominfo PPU36 Dilihat

Metroikn, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berencana mengusulkan pemasangan jaringan CCTV setiap 100 meter untuk memantau penerangan jalan umum (PJU). Usulan tersebut juga mencakup penerapan Area Traffic Control System (ATCS) untuk mendukung pengawasan lalu lintas dan pengembangan konsep kota cerdas atau smart city.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, Ade Embongbulan, menilai teknologi tersebut berpotensi membantu pengendalian lalu lintas sekaligus meningkatkan keamanan daerah. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kesiapan anggaran dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan.

“Selain membuat lalu lintas di Benuo Taka (sebutan PPU) terkendali, hadirnya alat tersebut juga dapat membantu pihak kepolisian dan penegak hukum untuk mendeteksi secara dini tindak kriminalitas,” kata Ade saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).

Menurut Ade, pemantauan berbasis digital tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah dan kebutuhan PPU sebagai kawasan mitra serta penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

ATCS tidak hanya berfungsi mengatur lalu lintas. Sistem modern juga dapat dilengkapi fitur tambahan, termasuk sensor untuk memantau kualitas lingkungan di sekitar lokasi pemasangan.

“Bahkan, teknologi ATCS modern saat ini tidak hanya berfungsi mengatur lalu lintas, melainkan dapat dilengkapi dengan sensor pemantau kualitas lingkungan di sekitar titik pemasangan,” jelasnya.

Terkait program prioritas Bupati PPU, Penajam Terang, Ade menjelaskan bahwa ATCS dan PJU memiliki fungsi teknis berbeda. Meski begitu, keduanya dapat saling mendukung dalam menciptakan ruang publik yang terang, tertib, dan aman.

Besaran kebutuhan anggaran, kata dia, akan ditentukan oleh spesifikasi perangkat dan kondisi keuangan daerah. Biaya PJU, misalnya, berbeda berdasarkan tingkat kecerahan lampu, tinggi tiang, serta klasifikasi jalan yang akan dipasangi penerangan.

“Standar biaya PJU berbeda-beda tergantung tingkat keterangan lampu, tinggi tiang, serta klasifikasi jalan, apakah jalan kabupaten, jalan gang, atau jalan nasional. Begitu juga dengan ATCS, biayanya menyesuaikan dengan kompleksitas fitur yang dipasang. Pada akhirnya, eksekusinya akan bergantung pada kesiapan dan kemampuan dukungan keuangan daerah,” pungkasnya.