PLN Latih Nasabah Bank Sampah Balikpapan Bikin Sabun dari Eco Enzyme

METROPOLIS96 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Pengelolaan sampah tak harus berhenti pada kegiatan memilah dan mengumpulkan. Di Bank Sampah Pande Bersih, Balikpapan, pengurus dan nasabah mendapat pelatihan mengolah eco enzyme menjadi produk turunan berupa sabun cuci tangan.

Pelatihan yang digelar pada Minggu (4/10/2026) itu merupakan bagian dari PLN Circular Waste Initiative, Program Bank Sampah PLN Peduli 2026 yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT).

Melalui kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan eco enzyme sebagai bahan dalam pembuatan produk yang dapat digunakan sehari-hari. Program ini juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan limbah organik agar tidak sekadar dibuang.

General Manager PLN UIP KLT Dewanto mengatakan pengelolaan sampah perlu dikembangkan hingga tahap pemanfaatan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah potensi yang tersedia.

“Melalui PLN Circular Waste Initiative, kami ingin mendorong agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan pengumpulan dan pemilahan saja. Masyarakat juga perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah serta memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Dewanto.

Menurut dia, pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan secara berkelanjutan.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP KLT Raditya Kuntoro mengatakan bank sampah memiliki peluang untuk mengembangkan pemanfaatan sampah yang telah dikelola, termasuk melalui pengolahan limbah organik.

“Bank sampah tidak hanya menjadi tempat untuk mengumpulkan dan memilah sampah. Ada potensi lain yang bisa dikembangkan dari sampah yang dikelola, termasuk mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat,” kata Raditya.

Selain pelatihan, PLN UIP KLT juga memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang operasional Bank Sampah Pande Bersih.

Pengurus Bank Sampah Pande Bersih, Nurwati, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi pengurus dan nasabah. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan dalam kegiatan bank sampah sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari PLN. Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami dan para nasabah, terutama bagaimana eco enzyme bisa dimanfaatkan menjadi produk yang berguna seperti sabun cuci tangan,” ujar Nurwati.

Program PLN Circular Waste Initiative menjadi salah satu upaya PLN UIP KLT mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Balikpapan.