Metroikn, Bontang – Gardu Induk (GI) 150 kV Bontang Lestari mulai memasuki tahap pematangan teknis sebelum nantinya beroperasi untuk memperkuat pasokan listrik di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) kini melakukan penyambungan instalasi dan pengujian peralatan secara bertahap pada gardu induk berkapasitas 60 Megavolt Ampere (MVA) tersebut.
Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum seluruh sistem dinyatakan siap. Tim PLN saat ini menyelesaikan sambungan kabel antarpanel dan peralatan, menarik kabel suplai listrik serta memasang sistem pentanahan pada peralatan dan panel kontrol.
Di gedung kontrol 20 kV, sebanyak 12 panel telah terpasang. Sementara rak kabel di gedung kontrol 150 kV dan 20 kV telah mencapai 100 persen.
Pekerjaan instalasi tersebut berjalan bersamaan dengan pemeriksaan kondisi teknis masing-masing peralatan.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3), Junaedi, mengatakan setiap tahapan perlu diperiksa sebelum gardu induk digunakan.
“Kami berfokus pada penyelesaian sambungan antarperalatan dan pemeriksaan kondisi teknisnya secara bertahap. Setiap pekerjaan kami kawal dengan memperhatikan mutu dan keselamatan agar GI Bontang Lestari nantinya dapat beroperasi guna mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Junaedi.
Sejumlah pengujian individual peralatan juga telah rampung. Di antaranya pengukuran tahanan isolasi dan tahanan kontak pada peralatan pemutus serta pemisah, termasuk pengujian rasio dan polaritas transformator arus.
Namun, rangkaian pekerjaan belum seluruhnya selesai. Instalasi kabel, pemeriksaan peralatan dan sejumlah pekerjaan pendukung masih terus dikerjakan di lapangan.
“Hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut di lapangan. Melalui koordinasi dengan tim pengawas dan mitra pelaksana, kami memastikan setiap kebutuhan penyelesaian mendapat perhatian dalam mematangkan kesiapan teknis gardu induk,” tambah Junaedi.
Di luar area peralatan utama, PLN juga masih menyelesaikan sejumlah fasilitas pendukung kawasan. Pekerjaan itu mencakup drainase, pagar dan penghamparan batu kerikil di area switchyard.
GI 150 kV Bontang Lestari dibangun dengan satu transformator berkapasitas 60 MVA, empat bay saluran, satu bay transformator dan satu bus coupler.
Infrastruktur tersebut diproyeksikan memperkuat kontinuitas pasokan listrik, terutama untuk masyarakat dan sektor industri di wilayah Bontang Selatan serta Kelurahan Bontang Lestari.
Pengembangan GI juga berkaitan dengan kebutuhan jaringan listrik di tengah aktivitas ekonomi Bontang yang banyak ditopang sektor industri. Karena itu, kesiapan gardu tidak hanya bergantung pada selesainya pembangunan fisik, tetapi juga hasil pemeriksaan dan pengujian setiap peralatan sebelum sistem dijalankan.
Sebelumnya, PLN telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bontang pada awal September untuk membahas perkembangan pembangunan GI Bontang Lestari beserta jaringan transmisi pendukungnya.
Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan tersebut terus dilakukan seiring penyelesaian pekerjaan di lapangan.
Setelah seluruh instalasi dan pengujian dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, GI 150 kV Bontang Lestari diharapkan dapat masuk ke tahap operasi dan menambah dukungan terhadap keandalan sistem kelistrikan di Bontang.









