BBM Bersubsidi Jadi Sorotan HMI Balikpapan, Pertamina Buka Ruang Dialog

METROPOLIS44 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Persoalan antrean dan pelayanan BBM bersubsidi menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Balikpapan kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Senin (21/9/2026).

Aspirasi tersebut disampaikan di Bundaran Karang Anyar, Balikpapan. Selain distribusi BBM bersubsidi, HMI juga menyoroti keterbukaan informasi, pola penyaluran, serta koordinasi antara Pertamina dan sejumlah pihak terkait.

Pertamina menyatakan telah menerima masukan tersebut dan akan menindaklanjutinya sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan aspirasi mahasiswa menjadi masukan bagi perusahaan dalam mengevaluasi pelayanan energi kepada masyarakat.

“Kami menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan HMI Cabang Balikpapan. Masukan ini menjadi perhatian dan akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Pertamina terbuka terhadap dialog yang konstruktif untuk mendukung pelayanan energi yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar Edi.

Antrean BBM hingga Pengawasan SPBU

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, HMI meminta optimalisasi distribusi BBM bersubsidi untuk mengurangi antrean di SPBU. Mahasiswa juga mendorong penyampaian informasi yang lebih jelas kepada masyarakat dan penerapan pola penyaluran yang sesuai.

Selain itu, koordinasi antara Pertamina, Pemerintah Kota Balikpapan, aparat penegak hukum, serta Satgas BBM turut menjadi perhatian.

Pertamina mengatakan pemantauan terhadap penyaluran dan pelayanan di SPBU terus dilakukan. Pengawasan juga diperkuat agar BBM bersubsidi disalurkan sesuai ketentuan dan diterima konsumen yang berhak.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat terhadap akses BBM yang lancar. Karena itu, Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran sekaligus memastikan SPBU menjalankan pelayanan sesuai prosedur. Kami juga mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan serta bersama-sama menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran,” lanjut Edi.

Pertamina juga menyatakan laporan masyarakat terkait pelayanan maupun dugaan penyimpangan penyaluran BBM akan ditindaklanjuti apabila disertai informasi yang jelas dan dapat diverifikasi.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau akun media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.