Cegah Gangguan Kamtibmas, Aparat Gabungan Monitoring Kos-Kosan di Kariangau

METROPOLIS289 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Suasana sejumlah rumah kos dan kontrakan di RT 014 Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, mendadak ramai pada Rabu malam (6/5/2026). Aparat gabungan turun langsung melakukan monitoring sekaligus pendataan penghuni kos dan kontrakan guna memastikan keamanan lingkungan tetap kondusif.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA itu melibatkan Babinsa Kariangau, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Balikpapan Barat, pihak Kelurahan Kariangau, Karang Taruna, tokoh masyarakat, hingga pengurus RT setempat.

Monitoring dilakukan dengan menyisir sejumlah titik hunian warga pendatang. Selain memastikan administrasi kependudukan penghuni, aparat juga mengantisipasi potensi penyalahgunaan rumah kos untuk aktivitas yang melanggar hukum.

Babinsa Kelurahan Kariangau, Sertu Moh Saleh, bersama tim turut memberikan imbauan langsung kepada pemilik kos dan penghuni agar menjaga ketertiban serta aktif melapor kepada pengurus lingkungan.

Penghuni baru juga diingatkan untuk segera melapor kepada RT maksimal 1×24 jam sesuai aturan yang berlaku.

Kasi Trantib Kelurahan Kariangau, M. Irsjad, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penertiban hunian sekaligus pendataan penduduk pendatang di Kota Balikpapan.

“Malam ini kami bersama RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kecamatan Balikpapan Barat berkolaborasi menjalankan perda tentang penertiban hunian dan pendataan penduduk pendatang supaya Kota Balikpapan tetap kondusif,” ujarnya.

Dalam monitoring itu, aparat masih menemukan sejumlah penghuni kos yang belum melapor kepada ketua RT setempat. Bahkan, beberapa pemilik kos dinilai kurang aktif menyampaikan data penghuni yang tinggal di tempat usahanya.

“Yang kami temukan, masih ada penghuni kos belum melapor ke ketua RT. Bahkan pemilik kos juga kurang aktif melaporkan penghuni yang tinggal di tempatnya,” katanya.

Menurut Irsjad, pemilik kos tidak hanya dituntut mencari keuntungan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Jangan hanya mengambil penghasilannya saja, tapi faktor keamanan juga harus diperhatikan. Ini demi menjaga Balikpapan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain pendataan, aparat juga meminta warga yang kehilangan dokumen identitas agar segera mengurus administrasi kependudukan dan melaporkannya kepada RT setempat.

Irsjad turut mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna dan warga yang ikut membantu jalannya monitoring malam tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Karang Taruna, bapak-bapak dan ibu-ibu warga yang ikut membantu. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berjalan,” ujarnya.

Pihak kelurahan juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, khususnya di rumah kos dan kontrakan.

“Kalau ada hal yang mencurigakan, segera koordinasi dengan kelurahan, Babinsa, atau Bhabinkamtibmas supaya cepat ditangani,” pungkasnya.