PLN dan Polda Kaltim Perkuat Pengamanan Objek Vital Kelistrikan

METROPOLIS380 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Pengamanan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Timur kini menjadi perhatian serius. PT PLN (Persero) Grup Kaltimra memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur guna mengantisipasi potensi gangguan terhadap objek vital ketenagalistrikan yang menopang aktivitas masyarakat dan industri.

Langkah tersebut ditandai melalui audiensi antara PLN UIP KLT, PLN UID Kaltimra, dan PLN UIP3B Kalimantan bersama Polda Kalimantan Timur di Kantor Polda Kaltim, Balikpapan, Kamis (7/5/2026).

Audiensi diterima langsung oleh Endar Priantoro bersama jajaran, sementara pihak PLN dihadiri General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo, General Manager PLN UID Kaltimra M. Chaliq Fadli, serta General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan.

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga keamanan aset dan jaringan kelistrikan yang masuk kategori objek vital nasional. Selain mendukung operasional sistem kelistrikan, pengamanan juga dinilai penting untuk memastikan proyek pembangunan infrastruktur energi berjalan tanpa hambatan.

Basuki Widodo menegaskan bahwa keandalan listrik tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga keamanan seluruh infrastruktur pendukungnya.

“Melalui sinergi bersama Polda Kaltim, PLN berharap seluruh aset dan infrastruktur kelistrikan dapat terlindungi dengan baik. Keamanan objek vital menjadi fondasi penting untuk menjaga keandalan listrik bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi langkah strategis di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan masifnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, Kapolda Kaltim Endar Priantoro menegaskan kesiapan pihak kepolisian dalam mendukung pengamanan objek vital ketenagalistrikan guna meminimalkan potensi gangguan yang dapat berdampak pada pelayanan publik.

“Polda Kaltim siap mendukung upaya pengamanan objek vital kelistrikan. Koordinasi yang baik antara PLN dan kepolisian menjadi kunci agar potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” tegasnya.

Melalui penguatan koordinasi ini, PLN Grup Kaltimra berharap sistem pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan dapat semakin solid, baik dari sisi pencegahan, pengawasan, maupun penanganan gangguan di lapangan.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan listrik sebagai penopang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.