Metroikn, Samarinda – Arus balik Lebaran 2026 mulai terasa di Terminal Lempake Samarinda, dengan ratusan penumpang dari berbagai daerah yang tiba dalam beberapa hari terakhir. Mayoritas berasal dari Bontang dan Sangatta.
Penata Layanan Operasional Terminal Lempake, Marsell Reza, menjelaskan bahwa arus balik sebenarnya sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran.
“Sejak H+1 sudah mulai ada arus balik, dan hari ini peningkatannya cukup signifikan, khususnya dari Bontang dan Sangatta,” ujarnya.
Hingga Rabu (25/3/2026), tercatat sekitar 500 penumpang telah tiba. Setiap harinya, sedikitnya delapan bus masuk ke terminal dengan kursi hampir penuh, membawa pemudik yang kembali ke Samarinda.
Reza menambahkan, peningkatan penumpang diikuti dengan bertambahnya armada bus yang beroperasi. Jika biasanya hanya 4–5 unit bus, selama arus balik jumlahnya meningkat menjadi 10–12 unit per hari.
“Rata-rata satu bus terisi hampir penuh, sekitar 29 penumpang,” jelasnya. Bus dari Bontang biasanya tiba sekitar pukul 11.00 WITA, sementara dari Sangatta pukul 12.00 WITA.
Meski terlihat ramai, jumlah pemudik tahun ini disebut tidak setinggi tahun sebelumnya. Pola libur yang tidak seragam dan kebijakan kerja fleksibel membuat arus balik lebih tersebar, sehingga tidak menumpuk dalam satu waktu.
Arus balik diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan, seiring masyarakat kembali ke aktivitas kerja dan pendidikan.
Salah satu pemudik asal Sangatta, Bayu, memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan.
“Biar tidak terlalu padat dan bisa lebih santai sebelum masuk kuliah,” katanya.
Ia menambahkan, perjalanan dari Sangatta ke Samarinda ditempuh sekitar 4,5 jam menggunakan bus dengan tarif Rp70 ribu.









