OIKN Perkenalkan Super Tax Deduction 200 Persen untuk Dorong Keterlibatan Swasta di IKN

IKN36 Dilihat

metroikn, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi memperkenalkan fasilitas super tax deduction hingga 200 persen bagi pelaku usaha yang memberikan Sumbangan Strategis untuk pembangunan IKN. Insentif ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 28 Tahun 2024, sebagai langkah pemerintah menarik lebih banyak partisipasi sektor swasta dalam mempercepat pembangunan ibu kota negara yang baru.

Direktur Pendanaan OIKN, Insyafiah, menjelaskan bahwa skema ini memberikan pengurangan penghasilan bruto perusahaan hingga dua kali lipat dari nilai kontribusi. “Kontribusi yang diberikan tidak hanya mengurangi beban pajak perusahaan, tetapi juga meningkatkan income after tax mereka,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi di Nusantara pekan lalu.

Ia menambahkan, manfaat yang diperoleh perusahaan tidak hanya dari sisi fiskal. Pelaku usaha juga berkesempatan memperkuat citra dan branding melalui pembangunan fasilitas publik seperti halte, ruang terbuka hijau, taman kota, hingga destinasi wisata. “Ini bukan hanya investasi untuk perusahaan, tetapi juga untuk masyarakat dan negara,” kata Insyafiah.

Sementara itu, Kepala Seksi Peraturan PPh Badan II Kementerian Keuangan, Dwi Setyobudi, menegaskan bahwa insentif ini dirancang untuk menimbulkan efek ganda terhadap perekonomian nasional. “Kami berharap fasilitas ini memacu investasi baru, memperluas sektor usaha, dan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif,” jelasnya. Pengajuan fasilitas dilakukan melalui sistem OSS (Online Single Submission) sesuai ketentuan Pasal 114 PMK No. 28 Tahun 2024.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyebut fasilitas super tax deduction sebagai terobosan penting dalam mempercepat realisasi pembangunan IKN. “Skema ini membuka ruang partisipasi luas bagi sektor swasta dalam pembangunan fasilitas umum, sosial, dan infrastruktur. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya proyek-proyek prioritas nasional di Nusantara,” ujarnya.