PAMA Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas, Kembali Salurkan Bantuan untuk UMKM Hidroponik PPDI Balikpapan

METROPOLIS50 Dilihat

metroikn, BALIKPAPAN – Upaya mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas terus dilakukan PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Melalui support office PAMA District Balikpapan Operation (PAMA BPOP), perusahaan menyalurkan paket perlengkapan produksi dan bibit untuk UMKM hidroponik yang dikelola Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan.

Chief PAMA BPOP Expert, Sulasman, mengatakan sejak terbentuk UMKM Hidroponik PPDI Balikpapan telah mendapat dukungan penuh dari PAMA. Mulai dari permodalan, bantuan peralatan dan bibit, hingga pendampingan pemasaran serta pelatihan sumber daya manusia.

“Sejak awal dukungan ini dimaksudkan agar saudara-saudara kita penyandang disabilitas bisa mandiri secara utuh. Hingga memberi sumbangsih ekonomi, baik bagi keluarga maupun daerah,” ucapnya.

Menurutnya, usaha hidroponik memang memiliki tantangan. Mulai dari sistem yang memerlukan ketelitian hingga tingginya harga bahan dan peralatan produksi. “Namun jika mereka mampu melewati tantangan ini, bukan tidak mungkin lahir UMKM yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendorong ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut merupakan bagian dari lima program terpadu CSR PAMA BPOP, salah satunya pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan Mandatory dan Komitmen Bersama CSR PAMA 2025.

CSR Officer PAMA BPOP, Aziz Kusuma Aji, merinci bantuan yang diberikan pada akhir Agustus lalu. Antara lain material asset prasarana hidroponik, perlengkapan perawatan, timbangan, serta bahan pendukung seperti rockwool, bibit, dan pupuk.

“Dengan bantuan ini, PAMA berharap UMKM Hidroponik PPDI Balikpapan bisa menjadi bagian dari rantai pasok usaha katering, bertumbuh menjadi UMKM yang lebih besar, bahkan membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas lainnya,” ungkap Aziz.

Dalam pelaksanaannya, PAMA BPOP melibatkan PPDI Balikpapan serta Pemkot Balikpapan melalui Dinas Sosial, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian, hingga Dinas Perdagangan. “Semoga sinergi ini memperkuat harmonisasi antara swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan ekonomi di Balikpapan,” pungkasnya.