Sektor Pajak Restoran dan Hotel Jadi Andalan PPU Capai Target PAD

metroikn, PENAJAM – Dengan telah merealisasikan 60 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak sebesar Rp48 miliar, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Penajam Paser Utara (PPU) mengungkapkan dua sektor pajak yang menjadi andalan Benuo Taka, sebutan PPU.

Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro mengungkapkan, dengan realisasi yang menunjukkan tren positif, sektor restoran dan hotel menjadi kontributor utama dalam pencapaian pajak untuk PAD PPU. Itu karena dari 11 objek pajak yang menjadi sumber pendapatan daerah, sektor restoran dan hotel berhasil melampaui target.

“Paling tinggi realisasinya itu di hotel dan restoran. Restoran itu kita sudah di angka hampir 120 persen, mencapai target. Untuk hotel di angka 118 persen,” ujar Hadi Saputro saat ditemui awak media di Kantor Bapenda PPU, Selasa (29/10/202).

Selain sektor pariwisata, sektor reklame dan hiburan juga memberikan kontribusi yang signifikan. Realisasi pajak reklame telah mencapai 112 persen, sementara pajak hiburan terus mendekati target 90 persen. “Ini sudah cukup on the track untuk hiburan, tinggal waktu dua bulan ini, kita yakin tercapai,” tambahnya.

Namun, Hadi mengakui bahwa masih ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan masyarakat yang cenderung menunda pembayaran PBB hingga akhir tahun.

“Memang kebanyakan masyarakat kita ini kalau bayar pajak PBB menunggu di akhir-akhir, rata-rata begitu,” jelasnya. Adapun kendala lainnya adalah penurunan pendapatan dari sektor perwaletan akibat migrasi burung walet. Sementara itu, realisasi pajak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga masih belum optimal.

Meskipun demikian, Hadi optimis bahwa target pendapatan pajak daerah tahun ini dapat tercapai. Ia juga berharap kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dapat terus ditingkatkan. (adv)