metroikn, Balikpapan – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menggelar sharing session pengeoperasian fire truck dan foam system dalam rangka memperingati International Firefighters Day bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan.
Kegiatan ini dilaksanakan di main hall dan halaman Banua Patra, Balikpapan, Sabtu 6 Juli 2024.
Pjs. Section Head Emergency & Insurance HSSE, Kukuh Santoso, menyampaikan pentingnya kolaborasi serta harapan kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, personel HSEE KPI Unit Balikpapan bersama BPBD Balikpapan saling berbagi pengalaman dalam penanganan situasi darurat.
“Nanti juga akan ada praktik, silahkan dimanfaatkan untuk kebaikan kita bersama. Mudah-mudahan ke depannya kita dapat berkolaborasi lebh baik lagi. Semoga acara ini dapat terus kita jalin, sekali atau dua kali setahun nanti kita agendakan,” ujar Kukuh memberikan sambutan.
Sharing session merupakan rangkaian kegiatan peringatan International Firefighters Day (IFFD) Tahun 2024 yang digelar PT KPI RU V Balikpapan. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan personel Fire Brigade PT KPI Unit Balikpapan dan pemadam BPBD Kota Balikpapan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Balikpapan, Bambang Subagya, ingin kegiatan ini memberi pengetahuan dan pengalaman baru.
“Kami selama ini 99 persen masih menggunakan air, karena kejadian paling banyak kebakaran. Kemudian di awal 2024 kami mengadakan 3 fire truck dan kami mendapatkan training. Harapan kami, jika ada kejadian di ring 1 RU V dapat membantu. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal kolaborasi BPBD Kota Balikpapan dan Pertamina RU V,” papar Bambang.
Selain menjalin tali silaturahmi, kegiatan ini juga dinilai menjadi kesempatan bagi PT KPI Unit Balikpapan untuk terus menjalin kolaborasi dan sinergi yang baik dengan BPBD. Kemudian bersama-sama meningkatkan keandalan dan kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat di sekitar area operasional kilang dan kota Balikpapan.
“Kegiatan ini penting teman-teman karena memang perkembangan kota Balikpapan ini semakin hari semakin pesat, aktivitas masyarakat semakin tinggi sehingga potensi kebakaran semakin besar. Jadi hari ini kita saling sharing knowledge, saya yakin ilmunya Pertamina dengan kita kurang lebih sama namun mungkin objeknya yang berbeda,” jelas Bambang.
Kegiatan diisi pula dengan penyampaian materi oleh Frans Martin dari BPBD. Dirinya menjelaskan mengenai kerja sama antara pemerintah daerah dan pemilik usaha juga peran masyarakat dalam menanggulangi bencana.
Disampaikan pula kewajiban pemadam sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Materi juga memuat proses kerja tim Firefighters Pertamina Unit Balikpapan ketika berada di lapangan dan aspek-aspek yang harus dipenuhi serta standar keselamatan perusahaan yang disampaikan oleh Senior Supervisor Emergency Respon & Facility PT KPI Unit Balikpapan, Djanueri.
Kegiatan ditutup dengan praktik lapangan yang diikuti oleh seluruh peserta. Dalam praktik tersebut diperagakan pengoperasian fire truck dan penggunaan foam system.