Hotel Atlet Kaltim Terbakar, Gubernur Rudy Pastikan Evaluasi Menyeluruh Sistem Keamanan

KALTIM33 Dilihat

metroikn, SAMARINDA— Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Hotel Atlet milik Pemerintah Provinsi Kaltim, Rabu malam, 18 Juni 2025.

Insiden kebakaran ini terjadi di ruang sub-kabel hotel sekitar pukul 21.50 WITA dan sempat memicu kekhawatiran, mengingat hotel tersebut tengah dipersiapkan menjadi lokasi berbagai kegiatan nasional dan internasional.

Di tempat kejadian, Gubernur Rudy menyampaikan apresiasi atas kerja cepat para petugas pemadam kebakaran dan relawan yang berhasil mengendalikan api tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas pemadam yang cepat dan sigap menangani kebakaran di ruang sub-kabel Hotel Atlet. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa karena hotel dalam kondisi kosong saat kejadian,” ujar Rudy.

Hotel Atlet merupakan aset strategis milik Pemprov Kaltim yang baru selesai direnovasi dengan anggaran mencapai Rp111,5 miliar. Bangunan delapan lantai ini memiliki 273 kamar dan dirancang untuk menjadi penginapan resmi bagi atlet serta tamu dari berbagai agenda besar di Samarinda.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan infrastruktur hotel sebelum dioperasikan kembali.

Ia menyebut bahwa meskipun sistem detektor dan sprinkler berfungsi, asap yang berada di ruang tertutup menyebabkan deteksi sedikit terlambat.

“Kami akan segera mengevaluasi ulang seluruh sistem dan infrastruktur sebelum hotel dioperasikan kembali. Seluruh alat pengaman seperti sprinkler dan detektor berfungsi, namun karena asap berada di ruang tertutup, deteksi sedikit terlambat,” jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Rudy memastikan bahwa investigasi akan dilakukan oleh tim internal Pemprov Kaltim, serta melibatkan pihak eksternal yang berwenang. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi potensi risiko di kemudian hari.

“Investigasi akan dilakukan, baik oleh tim internal Pemprov maupun pihak eksternal yang berwenang,” katanya.

Hotel Atlet sendiri dipersiapkan menjadi venue berbagai kegiatan berskala besar, termasuk kejuaraan taekwondo internasional yang akan diikuti oleh tujuh negara, serta sejumlah acara keagamaan dan musyawarah besar yang sudah dijadwalkan.

“Hotel ini direncanakan menjadi lokasi berbagai event nasional dan internasional, termasuk kejuaraan taekwondo dan kegiatan keagamaan. Kami pastikan perbaikan segera dilakukan agar hotel siap digunakan kembali dengan aman,” tegas Rudy.

Pemerintah Provinsi Kaltim (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pengamanan seluruh fasilitas publik, terutama aset-aset yang memiliki nilai strategis dan menggunakan dana besar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil investigasi resmi yang akan disampaikan dalam waktu dekat,” tandasnya.