metroikn, SAMARINDA — Sepinya kawasan Teras Samarinda yang telah dibangun dengan dana miliaran rupiah memantik sorotan dari DPRD Kota Samarinda. Anggota DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menilai kondisi tersebut menjadi cermin bahwa proyek sejenis tidak layak untuk dilanjutkan tanpa kajian mendalam.
“Kalau kita lihat, Teras Samarinda 1 saja tidak terlalu ramai dikunjungi. Kalau hanya sekadar jadi ikon tanpa manfaat yang jelas, sebaiknya proyek lanjutan dihentikan dulu. Kita tidak boleh membuang-buang anggaran untuk sesuatu yang belum tentu berdampak positif bagi masyarakat,” tegas Adnan, Jumat (11/7/2025).
Ia pun menilai sepinya kawasan ini menunjukkan rendahnya efek berganda (multiplier effect) bagi pelaku usaha lokal. Padahal, menurutnya, proyek infrastruktur semestinya mampu mendorong ekonomi warga, bukan hanya memperindah wajah kota.
“Proyek seperti ini seharusnya bisa menjadi penggerak ekonomi. Tapi kalau kita lihat, dampak ekonominya masih sangat terbatas,” ujarnya.
Politisi dari Partai Golkar itu juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran, terlebih di tengah kondisi fiskal yang ketat. Ia mendorong Pemkot Samarinda agar lebih selektif dalam merencanakan proyek ke depan.
“Setiap rupiah yang dikeluarkan harus betul-betul memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat. Kalau memang belum efektif, lebih baik dievaluasi dulu daripada diteruskan begitu saja,” pungkasnya. (adv/metroikn)












