metroikn, PENAJAM – Program Gerakan Gemar Menanam dan Tanam Tanaman Produktif yang diluncurkan oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik beberapa waktu lalu, direspons dengan tindak lanjut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU).
Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, sebagai bentuk dukungan terhadap gagasan Penjabat (Pj) Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin tersebut, DLH PPU bekerja sama Dinas Pertanian (Distan) PPU, menyediakan sekitar 20 ribu bibit tanaman pohon buah, untuk seluruh kelurahan dan desa yang ada di PPU.
Kepala DLH PPU Safwana, mengatakan bibit yang disediakan merupakan tanaman produktif yang menghasilkan buah-buahan. Seperti mangga dan lain sebagainya. Tanaman tersebut nantinya ditanam di pekarangan rumah warga. Bermanfaat karena punya nilai ekonomis.
“Dinas Pertanian sudah berkoordinasi dengan perangkat di tingkat kelurahan dan desa terkait jenis bibit seperti apa saja yang dibutuhkan. Nanti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga membagikan ke sekolah-sekolah,” ucap Safwana diwawancara usai mengikuti rapat pengendalian, terkait serapan anggaran di bidang pembangunan infrastruktur seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) PPU di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (13/11/2024).
Menurutnya, melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah mulai melakukan inventarisasi jenis bibit dan jumlah bibit yang diusulkan 54 kelurahan dan desa.
“Nanti yang dibagikan sesuai dengan yang diajukan. Tapi total bibit tanaman yang disediakan sekitar 20 ribu. Kebanyakan pohon buah-buahan yang diminta kelurahan dan desa. Mulai dari mangga, jambu, ada juga kelengkeng,” katanya.
Ia berharap gagasan Pj Bupati PPU Zainal Arifin dapat menumbuhkan semangat menanam di lingkungan masyarakat serta memberikan edukasi kepada anak-anak remaja terkait pentingnya gemar menanam tanaman di lingkungan sekolah maupun di pekarangan rumah.
“Jadi manfaatkan lahan-lahan kosong yang ada di lingkungan masyarakat. Nanti DLH juga akan melakukan monitoring ke sekolah – sekolah melihat perkembangan tanaman yang sudah ditanam di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (adv)