Metroikn, Nusantara – Suasana Sentra Massa Ibu Kota Nusantara (IKN) dipadati keluarga pada Minggu (17/05/2026) saat rangkaian IKN Fun Day menghadirkan sesi mendongeng yang menjadi salah satu daya tarik utama selama periode libur Kenaikan Yesus Kristus.
Di tengah keramaian pengunjung, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN sekaligus Ketua Panitia Pelayanan Kunjungan Masyarakat, Myrna A. Safitri, duduk bersama anak-anak dan membawakan cerita yang mengalir tanpa naskah baku. Dongeng itu berkisah tentang satwa-satwa hutan Kalimantan yang kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.
Cerita berlangsung interaktif. Anak-anak sesekali menimpali, menyebut hewan favorit mereka hingga membayangkan seperti apa kota yang ingin mereka tinggali di masa depan, mulai dari taman yang lebih banyak, ruang bermain, hingga permintaan sederhana seperti kehadiran kafe.
“Dongengnya kami buat improvisasi tentang satwa di hutan Kalimantan. Sekaligus jadi cara untuk melihat bagaimana anak-anak membayangkan IKN ke depan,” ujar Myrna di lokasi kegiatan.
Selain mendongeng, anak-anak juga diajak mengikuti aktivitas lain seperti mewarnai, permainan tradisional, hingga menonton video edukasi. Di sisi lain, pengunjung dewasa terlihat bermain catur sambil menunggu anak-anak mereka beraktivitas.
Menurut Myrna, konsep kegiatan ini sengaja dibuat agar ruang publik di IKN tidak hanya menjadi tempat berkunjung, tetapi juga ruang interaksi keluarga tanpa ketergantungan pada gawai.
“Harapannya anak-anak bisa lepas sejenak dari gadget, berinteraksi langsung, dan menikmati kegiatan yang lebih sederhana tapi bermakna,” katanya.
Ia menambahkan, suara anak-anak juga menjadi bagian penting dalam membaca arah pengembangan IKN jangka panjang. Generasi yang saat ini masih usia sekolah dasar akan tumbuh dan hidup di kota tersebut.
“Anak-anak ini yang nanti akan hidup di IKN pada tahun 2045. Jadi penting untuk mendengar bagaimana mereka membayangkan kotanya,” ujarnya.
Di sela kegiatan, Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut kunjungan publik menjadi cara untuk melihat langsung perkembangan pembangunan di Nusantara.
“IKN adalah kota terbuka. Silakan datang dan lihat langsung. Seeing is believing. Jangan mudah terpengaruh informasi yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Rangkaian IKN Fun Day dijadwalkan berlangsung selama periode libur panjang dengan berbagai aktivitas keluarga, mulai dari dongeng, permainan tradisional, mewarnai, hingga ruang interaksi publik di kawasan KIPP IKN.









