Metroikn, Kutai Kartanegara – Tim SAR Gabungan menemukan nelayan yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahu di Perairan Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (4/8/2026).
Korban bernama Achdar Has (64), warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian.
Komandan Regu (Danru) SAR, Suhartono, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 07.48 WITA dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Achdar Has pada pukul 07.48 WITA dengan jarak 3,5 kilometer. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk proses selanjutnya,” ujar Suhartono.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah pergi mencari ikan pada Minggu (2/8/2026). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan melalui Pos SAR Samarinda, korban berangkat menggunakan perahu sekitar pukul 06.00 WITA.
Sekitar pukul 08.00 WITA, seorang saksi menemukan perahu milik korban dalam kondisi kosong di perairan Sungai Mahakam. Setelah dilakukan pencarian awal di sekitar lokasi, korban tidak ditemukan hingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang.
Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran sejak pukul 07.00 WITA berdasarkan rencana operasi SAR. Area pencarian seluas sekitar 2,5 kilometer persegi dibagi menjadi dua sektor untuk memperluas jangkauan pencarian.
Korban kemudian ditemukan pada koordinat 0°35’20.3″S 117°01’45.1″E, sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi yang diduga menjadi titik awal korban terjatuh.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi akhir dan menutup operasi pencarian. Seluruh personel dan peralatan yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, mulai dari Pos SAR Samarinda, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Loa Kulu, Damkarmat Kutai Kartanegara, relawan, hingga keluarga korban.
Tim juga mengerahkan berbagai sarana pendukung seperti perahu karet Basarnas, speedboat BPBD dan Satpolairud, perahu nelayan, peralatan SAR air, peralatan selam, komunikasi, serta perlengkapan medis.
Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah dan tidak ditemukan kendala berarti yang menghambat operasi.









