Metroikn, Penajam Paser Utara – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan memperingati International Fire Fighter Day (IFFD) 2026 dengan menggelar kegiatan edukasi kesiapsiagaan kebakaran di SD Negeri 028 Penajam Paser Utara, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan bertajuk IFFD Goes to School tersebut diisi dengan sosialisasi bahaya kebakaran, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi penggunaan fire blanket bagi siswa, guru, dan perangkat sekolah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat kebakaran sejak usia dini.
“Dalam rangka memperingati IFFD, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan guru-guru dan siswa-siswi di SDN 028 Penajam dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 yaitu pendidikan berkualitas,” ujar Dodi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai jenis-jenis kebakaran, penyebab kebakaran, hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan rumah maupun sekolah.
Usai sesi teori, para peserta mengikuti simulasi pemadaman api secara langsung di halaman sekolah dengan pendampingan dari tim Fire Brigade PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan.
Selain edukasi dan simulasi, Pertamina juga menyerahkan dua unit APAR kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.
Kepala SDN 028 Penajam, Frantina Hendwi Sulistiyani, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan penting bagi seluruh warga sekolah.
“Kegiatan ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi semua warga sekolah,” ungkapnya.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang aktif bertanya dan mencoba langsung penggunaan alat pemadam api.
Salah satu siswa, Inara Almira, mengaku senang dapat mengikuti praktik pemadaman api bersama tim Pertamina.
“Tadi disampaikan tentang kebakaran dan tentang APAR, serta diberitahu cara menyemprot api menggunakan APAR dan menutupi api dengan Fire Blanket. Kegiatan hari ini sangat seru karena kami juga bisa memadamkan api bersama,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap edukasi dasar mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran dapat semakin dipahami masyarakat sejak usia sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan siaga bencana.









