Metroikn, Satui – Usai libur Idulfitri, PT PLN (Persero) langsung mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Selatan. Salah satu proyek yang dikebut adalah penambahan kapasitas di Gardu Induk (GI) 150 kV Satui melalui pembangunan Extension 1 Trafo Bay + Trafo 30 MVA.
Proyek yang berada di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan regional Kalimantan. Tambahan kapasitas 30 MVA diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi listrik sekaligus menekan potensi gangguan beban pada jaringan transmisi 150 kV.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 73,15 persen. Pekerjaan di lapangan berada di bawah pengawasan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4) sebagai direksi pekerjaan.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyebut momentum pasca-Lebaran menjadi dorongan tersendiri bagi seluruh tim untuk kembali mempercepat pekerjaan.
“Semangat kebersamaan setelah Idulfitri menjadi dorongan bagi seluruh tim, mitra kerja, serta stakeholder untuk terus melanjutkan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan koordinasi yang baik. Penambahan kapasitas di GI Satui memiliki peran strategis dalam sistem kelistrikan Kalimantan, sehingga kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat maupun sektor industri,” ujar Basuki Widodo.
Selain memperkuat sistem lokal, proyek ini juga diharapkan memberikan fleksibilitas operasi yang lebih optimal bagi jaringan kelistrikan regional, seiring meningkatnya kebutuhan listrik di berbagai wilayah Kalimantan.
PLN juga menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai prioritas utama, mengingat proyek berada di area dengan risiko tegangan tinggi.
Melalui proyek ini, PLN terus mendorong keandalan pasokan listrik sekaligus memastikan infrastruktur mampu mengikuti pertumbuhan kebutuhan energi, baik untuk masyarakat maupun sektor industri di Kalimantan.









