6 Langkah Sukses Kukar Menekan Inflasi Hingga Raih Insentif Rp9,8 Miliar

Kukar9 Dilihat

metroikn, Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) baru-baru ini mendapat insentif sebesar Rp9,8 Miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena berhasil mengatasi laju inflasi daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono mengungkap rahasia kesuksesan tersebut saat rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dihadiri oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam paparannya, Sunggono merinci enam langkah konkret yang telah diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk menangani inflasi daerah, antara lain:

  1. Operasi Pasar Murah Berhasil: Melalui kerjasama dengan Disperindag dan Perum Bulog cabang Samarinda, operasi pasar murah dilakukan di 52 lokasi. Pada bulan September 2023, sebanyak 84,093 kg komoditi beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu berhasil terjual.
  2. Inspeksi Mendadak Efektif: Sidak ke pasar dan distributor telah dilaksanakan secara efektif, memastikan tidak ada penahanan barang yang merugikan masyarakat.
  3. Kerjasama Daerah Penghasil Komoditi: Kerjasama intensif dengan daerah penghasil komoditi diperkuat untuk memastikan kelancaran pasokan.
  4. Gerakan Menanam dan Subsidi Ongkos Angkut: Melalui gerakan menanam, Pemerintah Daerah mendorong produksi lokal. Belanja tidak terduga dan subsidi ongkos angkut dari APBD juga direalisasikan.
  5. Bantuan Keuangan Khusus Desa untuk Kesehatan: Dana dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) digunakan untuk merekrut tenaga kesehatan di semua kecamatan dan desa, mengatasi kekurangan tenaga kesehatan yang dialami daerah ini.
  6. Sertifikasi Halal UMKM: Pemkab Kukar menekankan pentingnya menyelesaikan target sertifikasi halal untuk 60 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2024 sesuai instruksi pemerintah pusat. Meski baru dianggarkan sebesar Rp500 juta, langkah ini akan menunjang UMKM dalam menghadapi persyaratan sertifikasi halal.

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono juga mengungkapkan langkah-langkah proaktif Pemkab, termasuk mengalokasi anggaran di Dinas Perhubungan untuk mengangkut bahan pangan ke wilayah yang sulit terjangkau serta bantuan BBM bagi nelayan pra sejahtera. (adv/diskominfokukar/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *