metroikn, Penajam – Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, mengingatkan bahwa pendidikan anak menjadi aspek paling fundamental dalam pemenuhan hak anak.
Pemenuhan hak fisik anak diakui sebagai keniscayaan. Dari sekian aspek yang perlu dipahami para orang tua dalam memenuhi hak-hak anak, maka pendidikan berada pada posisi utama.
“Orang tua sebagai subjek dan anak sebagai objek. Diharapkan dapat menjadi orang tua yang bertanggung jawab,” ujarnya memberi sambutan pada pembukaan seminar parenting bertajuk Pemenuhan Hak Anak Sesuai Pertumbuhan dan Perkembangan Anak di aula lantai I kantor Bupati PPU, Selasa (30/4/2024).
Seminar ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 67 Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP – PAUD). Wakil Ketua PP – PAUD, Jumaisyah, Ketua DPC PP – PAUD PPU, Riawati Koriyah menghadiri langsung kegiatan ini.
Seminar turut menghadirkan Dwita Salverry dari Yayasan Clarita Balikpapan sebagai pembicara utama.
Ketua DPC PP – PAUD PPU, Riawati Koriyah, mengingatkan bahwa anak merupakan harta kekayaan yang luar biasa. Anak menjadi penentu keberhasilan Indonesia di masa depan.
“Untuk mewujudkan tujuan ini maka diperlukan kerjasama. Saling bahu membahu untuk tujuan melaksanakan pendidikan – pendidikan anak usia dini. perubahan yang berkesinambungan merupakan langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan organisasi PP – PAUD secara optimal,” jelas Riawati.
PP – PAUD atau yang dahulu bernama Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) merupakan organisasi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang holistik dan integratif atas kesehatan, gizi, pengasuhan, perawatan, perlindungan, dan kesejahteraan anak di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Seminar Parenting, Jumaisyah, menambahkan PP – PAUD berperan meningkatkan kualitas PAUD melalui transformasi organisasi. Tujuannya untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas.
Satu di antaranya yang menjadi konsen adalah mengubah cara pandang terhadap pendidikan. Melalui pendidikan sejak dini perlu dipersiapkan tidak hanya untuk memperkuat kompetensi akademik, tapi juga membangun karakter anak.
“Karena itu, keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter perlu dipersiapkan dari sekarang,” pungkasnya.
Seminar ini turut dihadiri murid-murid TK Negeri Pembina Penajam. Mereka juga menampilkan drama musikal berlatar daerah Papua yang mengisahkan tentang pengorbanan pahlawan untuk mempertahankan negaranya dari penjajah.