PLN dan PT Energi Batu Hitam Sinergikan Jalur Transmisi Listrik di Kutai Barat

METROPOLIS54 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus mendorong penguatan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak–Kotabangun. Upaya itu diperkuat lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai lahan bersama PT Energi Batu Hitam (PT EBH) di Balikpapan, Kamis (21/5/2026).

Kerja sama tersebut berkaitan dengan pembangunan jalur transmisi yang melintasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Energi Batu Hitam di Kabupaten Kutai Barat.

Penandatanganan dihadiri langsung General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo, Manager PLN UPP KLT 3 Junaedi, Manager Hukum Kalimantan Timur Surya Milpan Tambunan, serta Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam Herlambang bersama jajaran.

Secara keseluruhan, proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun mencakup pembangunan 488 tower transmisi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 titik tower berada di area yang berkaitan dengan wilayah IUP PT Energi Batu Hitam.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan lintas sektor agar proses di lapangan berjalan lancar dan tetap sesuai ketentuan.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Kami mengapresiasi dukungan PT Energi Batu Hitam dalam pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun,” ujar Basuki.

Menurutnya, pembangunan jalur transmisi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan Kalimantan Timur di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah.

“Melalui kerja sama ini, PLN berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kalimantan Timur,” katanya.

Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan kerja sama tersebut sekaligus memberikan kepastian administrasi dalam pelaksanaan pekerjaan pada titik tower yang berada di area pertambangan.

“Perjanjian ini mendukung pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. PLN juga memastikan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketentuan K3LH,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam, Herlambang, menyatakan dukungan pihaknya terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tengah dijalankan PLN di Kalimantan Timur.

“Kami mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan daerah. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan wilayah,” ujarnya.

Pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun menjadi salah satu proyek strategis PLN dalam memperkuat jaringan transmisi listrik di Kalimantan Timur sekaligus mendukung kebutuhan energi untuk pertumbuhan kawasan dan aktivitas industri di wilayah tersebut.