metroikn, Penajam – Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, mengakui peran besar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam memelihara dan menyelenggarakan ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta menegakan Peraturan Daerah (Perda).
Itu juga berarti Satpol PP sesuai dengan kewenangannya dalam peraturan daerah mempunyai andil besar menciptakan situasi tentram, tertib dan teratur.
Peran strategis itu telah dibuktikan saat pelaksanaan seluruh tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Februari lalu. Satpol-PP menjadi satu di antara faktor pendukung kesuksesan penyelenggaraan pemilu melalui penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), distribusi logistik dan mendukung hal teknis lainnya.
Bersamaan dengan momentum peringatan hari jadi Satpol PP dan Linmas, Tohar, berharap seluruh abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah di PPU meningkatkan kualitas tugas yang dilaksanakan.
“Terus ditingkatkan dengan semangat, kompetensi dan profesionalitas guna menunjang tugas pokok serta fungsi operasional di lapangan,” ujar Tohar menyampaikan sambutan saat memimpin upacara HUT Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2024, Selasa, (30/4/2024).
Masih dalam kesempatan yang sama, Tohar, juga ingin Satpol PP dan Satlinmas PPU terus menjalin kerja sama dan bersinergi dengan TNI-Polri demi menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Seluruh jajaran Satpol-PP dan Satlinmas PPU agar selalu bersikap proaktif mencermati kondisi dan dinamika wilayahnya, mengedepankan humanisme dalam pelaksanaan tugas,” pintanya.
Kemudian, katanya, pengalaman tugas selama Pemilu yang lalu patut menjadi landasan kuat bagi Satpol PP dan Satlinmas lebih profesional menghadapi tantangan tugas ke depannya.
“Diharapkan Satpol PP dan Satlinmas lebih siap dan tanggap menghadapi tantangan masa kampanye dan Pilkada serentak akan datang,” tutupnya.
Upacara peringatan hari jadi Satpol PP dan Satlinmas juga dirangkai dengan pemusnahan barang bukti sitaan hasil penindakan terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal.
Tohar didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU dan para pejabat daerah lainnya mengawali pemusnahan miras dalam kemasan botol.
Atraksi bela diri oleh anggota Satpol PP PPU juga dipertunjukan pada kesempatan tersebut sebagai bukti kemampuan para personel.
Pemotongan tumpeng dan penyerahan sejumlah penghargaan kemudian menutup rangkaian upacara.