Pertamina Patra Niaga Latih Warga Batu Ampar Hadapi Kebakaran di Permukiman Padat

METROPOLIS32 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Warga RT 57 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, dibekali kemampuan menghadapi kebakaran setelah kondisi permukiman dan akses menuju kawasan menjadi perhatian.

Akses menuju wilayah RT 57 disebut sulit dilalui kendaraan roda empat, termasuk mobil pemadam kebakaran. Kondisi tersebut membuat kemampuan warga mengenali risiko dan melakukan langkah awal saat keadaan darurat menjadi penting.

Melalui Program Kawan Tangguh, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal (IT) Balikpapan bersama UPTD BPBD Damkar Wilayah Balikpapan Utara memberikan pelatihan mitigasi kebakaran kepada warga, Rabu (16/9/2026).

Materi yang diberikan tidak hanya mengenai cara menghadapi api, tetapi juga pencegahan yang bisa dilakukan dari lingkungan rumah.

Warga diingatkan untuk tidak membakar sampah, terutama di kawasan permukiman padat maupun di sekitar hutan kota. Mereka juga mendapat edukasi mengenai langkah awal ketika terjadi kebakaran di dapur serta pentingnya mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan kondisi akses menuju permukiman membuat upaya pencegahan harus menjadi perhatian utama.

“Ketika akses menuju permukiman terbatas, pencegahan menjadi semakin penting. Melalui Kawan Tangguh, kami ingin warga memperoleh pengetahuan yang dekat dengan keseharian mereka, mulai dari mengenali sumber risiko di rumah hingga mengetahui langkah yang perlu diambil saat terjadi kebakaran,” ujar Edi.

Menurut dia, kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada petugas ketika bencana sudah terjadi. Kebiasaan sehari-hari dan kemampuan warga saling mengingatkan juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko.

“Keselamatan warga harus selalu menjadi yang utama,” katanya.

Pelatihan tersebut juga melibatkan Pemerintah Kelurahan Batu Ampar, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Keterlibatan sejumlah unsur tersebut diharapkan membuat koordinasi di tingkat lingkungan lebih siap ketika terjadi kondisi darurat.

Edi mengatakan kesiapsiagaan masyarakat akan lebih kuat ketika warga dan petugas memahami peran masing-masing.

“Kami berterima kasih kepada warga dan seluruh pihak yang terlibat. Kesiapsiagaan akan lebih kuat ketika masyarakat, pemerintah setempat, dan petugas penanganan bencana saling mengenal serta memahami perannya masing-masing,” ujarnya.

Program Kawan Tangguh merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina Patra Niaga yang diarahkan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, khususnya kebakaran di lingkungan permukiman.