Dari Turnamen Warga, Kariangau Cup Kini Masuk Radar Agenda Tahunan Pemkot Balikpapan

METROPOLIS47 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Turnamen Mini Soccer Karang Taruna Kariangau Cup 2026 tak hanya berakhir dengan laga final yang sengit, tetapi juga membuka peluang menjadi agenda tahunan resmi di Kota Balikpapan.

Hal ini mengemuka setelah Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menilai turnamen ini memiliki potensi besar untuk terus digelar secara berkelanjutan, bahkan masuk dalam kalender tahunan pemerintah kota.

“Kami melihat potensi besar dari kegiatan ini. Selain meningkatkan minat olahraga, juga bisa menjadi ajang pembinaan atlet di tingkat lokal,” ungkapnya.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga, membangun jiwa sportivitas, serta mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” tambahnya.

Atmosfer turnamen sendiri mencapai puncaknya pada partai final yang digelar di Borneo Anfield Stadium Balikpapan, Minggu (12/4/2026). Ratusan warga memadati stadion, menciptakan suasana penuh sorakan dan dukungan.

RT 12 FC keluar sebagai juara setelah menundukkan RT 02 FC dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Dimas menjadi penentu kemenangan sekaligus menutup perjalanan turnamen dengan dramatis.

Sebelumnya, perjalanan menuju final berlangsung ketat. Pada babak semifinal, RT 02 FC melaju usai mengalahkan RT 05 FC dengan skor 1-0 lewat gol Risal. Sementara RT 12 FC harus melalui drama adu penalti untuk menyingkirkan RT 16 FC dengan skor 3-2 setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal.

Di laga perebutan tempat ketiga, RT 05 FC memastikan posisi mereka setelah mengalahkan RT 16 FC dengan skor 2-0 melalui gol Rahmat dan Rasya.

Sejak awal, turnamen ini memang berlangsung kompetitif. Sebanyak 240 peserta dari 16 RT se-Kelurahan Kariangau ambil bagian dalam sistem gugur yang membuat setiap pertandingan berjalan ketat tanpa ruang kesalahan.

Babak penyisihan digelar di Lapangan Minisoccer Casa Kariangau sebelum semifinal hingga final dipusatkan di Borneo Anfield Stadium Balikpapan.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Kariangau, Apriyanto, menyebut turnamen ini berjalan sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
“Alhamdulillah, turnamen ini berjalan lancar dan penuh antusias. Terima kasih kepada Ibu Ratih Kusuma yang sudah hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para peserta,” ujarnya.

Ia menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat kebersamaan antarwarga.
“Kami berharap Karang Taruna Kariangau Cup bisa menjadi agenda rutin setiap tahun, agar terus menghadirkan kegiatan positif dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari Camat Balikpapan Barat, Erwin, yang menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata peran pemuda dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan produktif.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menggerakkan pemuda sekaligus mempererat hubungan sosial di masyarakat. Pemerintah kecamatan tentu sangat mendukung,” katanya.

Turnamen kemudian ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah oleh Ratih Kusuma kepada para pemenang. Panitia menyiapkan total hadiah jutaan rupiah, dengan juara pertama Rp3 juta, runner-up Rp2 juta, juara ketiga Rp1,5 juta, dan juara keempat Rp1 juta. Penghargaan individu juga diberikan masing-masing Rp250 ribu untuk kategori best player, best kiper, dan top skor.