Rp17,7 Miliar untuk Pendidikan, Pemprov Kaltim Pacu Anak Daerah Tembus Kampus Bergengsi

KALTIM18 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya menyiapkan generasi muda daerah agar mampu bersaing di era Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melalui program Beasiswa Gratis Pola Pembiayaan Khusus (Gratispol), Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp17,7 miliar pada tahun 2025.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menjelaskan program ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga dirancang untuk memastikan penerima benar-benar pelajar berprestasi.

“Proses seleksi sedang berlangsung. Kami memastikan peserta yang terpilih nantinya adalah putra-putri terbaik yang dapat membawa nama baik Kalimantan Timur,” ujarnya, Senin (29/9/25).

Menurutnya, target utama program ini adalah perguruan tinggi bergengsi di dalam negeri, seperti UI, UGM, ITB, IPB, UNAIR, UNDIP, Unhas, ITS, Unpad, dan UB. Sementara itu, peluang kuliah di luar negeri hanya dibuka bagi pelajar dengan prestasi internasional di bidang agama, olahraga, maupun teknologi.

Dasmiah menekankan bahwa pemilihan program studi menjadi bagian penting dalam seleksi.

“Bidang dirgantara, kedokteran, layanan pendidikan khusus, hingga tata kota sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan, khususnya untuk mendukung IKN,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap penerima beasiswa diwajibkan menandatangani komitmen untuk kembali dan mengabdi di Kalimantan Timur setelah menyelesaikan studi.

“Kami ingin anak-anak Kaltim tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Beasiswa ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul,” tegasnya.

Pemprov Kaltim menilai program Gratispol sebagai pondasi penting untuk melahirkan generasi emas yang siap berperan aktif dalam pembangunan IKN.

“Ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mencetak generasi berdaya saing dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkas Dasmiah.