metroikn, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Daerah Wilayah Kaltim 2025 di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (10/9/2025).
Rakor tahun ini mengangkat tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Upaya Mewujudkan Pemerintah Daerah yang Bebas Korupsi.” Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, serta jajaran Forkopimda Kaltim.
Dalam sambutannya, Ketua KPK mengapresiasi langkah Pemprov Kaltim yang menginisiasi kegiatan tersebut. “Menurut saya pertemuan ini sangat bermanfaat. Saya bersyukur bisa hadir, diundang Pak Gubernur. Penghargaan kepada Pak Gubernur, karena beliau yang mengadakan melalui Inspektorat dan semua kepala daerah hadir,” ujarnya.
Setyo menilai kekompakan antara pimpinan daerah dan lembaga terkait menjadi modal penting dalam pemberantasan korupsi. “Artinya dari sisi kebersamaan semangatnya sama. Tinggal implementasi dan pelaksanaannya supaya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Dalam sesi berbagi pengalaman bertajuk “Memimpin dengan Integritas Membangun Daerah Tanpa Korupsi,” Ketua KPK menekankan pentingnya pencegahan. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, tetapi juga penguatan integritas sejak dini.
“Ini persoalan mentalitas, karena semua sudah tahu dan paham. Kita harus hindari sikap permisif atau pembiaran, intervensi, dan jangan memanfaatkan situasi serta keadaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, komitmen antikorupsi tidak boleh berhenti pada seruan di panggung, melainkan harus benar-benar diwujudkan oleh kepala daerah bersama jajarannya.












