Polresta Samarinda Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 7 untuk Cegah Radikalisme

Samarinda14 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Upaya pencegahan radikalisme terus digencarkan Polresta Samarinda. Kamis (28/8/2025) pagi, jajaran kepolisian menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMK Negeri 7 Samarinda dengan melibatkan siswa, guru, serta menghadirkan narasumber mantan narapidana terorisme.

Acara yang berlangsung di Aula SMK Negeri 7, Jalan Aminah Syukur, dihadiri Kasat Binmas Polresta Samarinda AKP Danovan, Kasi Humas Ipda Novi Hari Setyawan, Kasubnit Kamsus Sat Intelkam Ipda Budiyanto, Kepala Sekolah Anda Supanda, bersama jajaran guru dan 72 pelajar.

Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polresta Samarinda. Ia menilai kegiatan tersebut penting sebagai bekal bagi generasi muda untuk memahami ancaman radikalisme, terorisme, hingga penyalahgunaan narkoba.

Kasat Binmas AKP Danovan menegaskan, sekolah merupakan benteng utama dalam menanamkan kesadaran kebangsaan.

Ia mengingatkan perlunya kewaspadaan dini terhadap paham intoleran dan mengajak seluruh warga sekolah aktif menjaga kerukunan.

“Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmadhani mantan anggota JAD Samarinda membagikan pengalamannya saat terjerumus ke jaringan radikal. Ia mengingatkan bahwa kelompok radikal kerap menargetkan anak muda melalui berbagai cara, termasuk media sosial.

Karena itu, peran orang tua, guru, dan lingkungan sekolah sangat dibutuhkan untuk menangkal pengaruh tersebut.

“Jangan mudah terprovokasi ajakan kekerasan. Gunakan teknologi secara bijak dan saling mengingatkan agar tidak terjerumus,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung hingga menjelang siang dalam suasana aman dan kondusif. Polresta Samarinda memastikan langkah serupa akan terus dilakukan sebagai upaya nyata menutup ruang gerak paham radikal di kota ini.