metroikn, Balikpapan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal (IT) Balikpapan mengelar simulasi penanggulangan kebakaran sekaligus sosialisasi kepada murid kelas 4,5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) Patra Dharma 1 Balikpapan, Senin (18/9/2023).
Kegiatan ini melibatkan 428 siswa ditambah staf pengajar sebagai pendamping. Dalam penyampaian materi, narasumber dari Pertamina menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak anak serta diiringi dengan video pendukung.
Kegiatan dibagi menjadi 2 sesi, yakni sesi pertama terkait pengetahuan umum terkait cara terbentuknya api, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta cara untuk melakukan pencegahan agar tidak terbentuk api.
Kemudian sesi kedua melakukan praktik secara langsung dengan menggunakan APAR dan juga menutup menggunakan kain basah.
Spv HSSE PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Catur Yogi Prasetyo yang bertugas di Integrated Terminal Balikpapan menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut. Setiap tahapan kegiatan diharapkan mampu menambah pengetahuan siswa SD Patra Dharma.
“Sosialisasi dan simulasi ini sangat penting, mengingat api dan potensi kebakaran selalu berada di sekitar kita. Tahapan-tahapan yang dilakukan hari ini diharapkan mampu menambah pengetahuan siswa,” tukasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Patra Dharma 1 Balikpapan Sudjito, menyampaikan terimakasi kepada PT Pertamina Patra Niaga atas sosialisasi dan simulasi penaggulangan kebakaran yang diberikan.
“Dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak anak dan memberikan pengalaman yang berharga bagi mereka kedepannya. Untuk itu kami memberikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga,” terang Sudjito.
Satu di antara peserta simulasi dan sosialisasi, Keiko mengaku senang mendapat kesempatan yang sangat jarang ini baginya.
“Hari ini saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran, karena saya bisa mencoba secara langsung untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan,” ucapnya.
Dengan adanya pelatihan ini, siswa SD Patra Dharma 1 tetap dihimbau untuk tidak mencoba di rumah, karena hal ini berbahaya dan harus didampingi.
“Saat ini para siswa dan siswi sudah mengetahui cara memadamkan api, namun tidak untuk dicoba dirumah. Karena pelatihan ini dimaksudkan sebagai bentuk pembelajaran dan langkah antisipasi yang dapat dilakukan apabila berada di kondisi yang berbahaya,” tutur Jr. Spv. Fire & Safety, Nico Ferianzo.
Sementara dijumpai di lokasi berbeda, Area Manager Comm, Rel & CSR Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra,mengungkapkan kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran merupakan hal yang bermanfaat bagi sekolah dalam upaya mencegah dan meminimalisis risiko dampak adanya bencana kebakaran khususnya bagi lingkungan di sekitar siswa/i.
“Pertamina senantiasa mendorong masyarakat terutama sekolah untuk selalu waspada dan tanggap terhadap potensi bencana kebakaran yang mungkin saja terjadi dimanapun dan kapanpun . Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi penaggulangan bencana kebakaran,” ujar Arya.
Kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana kebakaran ini sejalan dengan target Pertamina dalam kontribusi SDGs Kota Balikpapan pada pilar Pembangunan Nasional ke-11 yaitu menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan.
(yap/*)