Merawat Kuda di Kaltim Lebih Sulit? Ini Kata Rumah Ulin Arya Samarinda

Samarinda32 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Pemeliharaan kuda di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak semudah yang dibayangkan. Iklim tropis dengan suhu panas dan kelembapan tinggi membuat para pemilik kuda harus menyiapkan perawatan ekstra agar hewan peliharaannya tetap sehat dan nyaman.

Penanggung Jawab Satwa Rumah Ulin Arya Samarinda, Taufik Ilham, menyebut cuaca sebagai kendala utama.

Menurutnya, kondisi tersebut memaksa pemelihara menambah fasilitas pendukung seperti kipas dan sirkulasi udara.

“Kuda tidak tahan panas. Jadi harus ada angin yang cukup agar tetap nyaman. Pemelihara biasanya jadi lebih boros di kipas,” ujarnya, Senin (25/8/25).

Selain faktor iklim, persoalan pakan juga menjadi tantangan lain. Taufik menjelaskan, meski Kalimantan Timur memiliki banyak jenis rumput, tidak semuanya cocok dikonsumsi oleh kuda.

“Rumput memang banyak, tapi tidak semua bisa dimakan. Jadi pemilihan pakan harus selektif,” katanya.

Saat ini, Rumah Ulin Arya merawat enam ekor kuda yang didatangkan dari luar Kalimantan, seperti Pulau Jawa dan Sumba.

Jenis yang dipelihara di antaranya kuda sandel, kuda lokal Sumba, serta kuda impor hasil kawin silang dengan kuda lokal.

Meski memiliki sejumlah koleksi, Taufik mengakui pihaknya belum menjalankan program pengembangbiakan.

“Untuk saat ini belum, mungkin nanti baru dilakukan,” pungkasnya.