Masih Ada Titik Minim PJU Bikin Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas, Ini Tanggapan Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim

metroikn, SAMARINDA – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah Kota Samarinda, khususnya di Kecamatan Palaran dan Sangasanga, menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Pasalnya, malam hari yang gelap gulita memperburuk situasi, tidak hanya menyulitkan pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan potensi kriminalitas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar menekankan pentingnya penanganan segera untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

Dirinya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar merencanakan kerja sama dengan pihak swasta melalui skema Kontrak Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk meningkatkan penerangan jalan di seluruh wilayah kota, termasuk kawasan yang selama ini minim LPJU seperti Palaran dan Sangasanga.

“Program ini diproyeksikan dengan anggaran hingga Rp100 miliar. Diharapkan, seluruh ruas jalan di Samarinda bisa terang benderang. Anggarannya sudah ada, tinggal perlu percepatan realisasinya,” ungkap Deni, Senin (3/3/2025).

Deni mengakui bahwa hingga saat ini, pelaksanaan proyek tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakpastian kerja sama dengan pihak swasta yang menjadi kendala utama dalam merealisasikan program tersebut.

Untuk itu, Deni menekankan pentingnya koordinasi antara Pemkot Samarinda dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Pasalnya, beberapa ruas jalan yang minim penerangan berada di bawah kewenangan Pemprov, sehingga sinergi antara kedua pihak sangat diperlukan untuk memastikan penerangan jalan dapat diperbaiki secara merata di seluruh wilayah Samarinda.

“Pembagian kewenangan antara Pemkot dan Pemprov harus jelas, agar PJU dapat segera terealisasi. Kami mendukung adanya kerja sama yang lebih efektif untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Deni.

Politisi dari partai Gerindra itu berharap Pemkot Samarinda dapat segera merealisasikan program PJU yang telah direncanakan, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami mendesak agar Pemkot segera mewujudkan program ini. Dukungan sektor swasta melalui KPBU sangat penting agar anggaran yang besar bisa dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya. (apr/metroikn)