Lebaran Bazaar dari Makarim dan Taira

Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia 2025

NASIONAL31 Dilihat

MetroIKN, Jakarta – Hari Down Syndrome Sedunia yang jatuh tanggal 21 Maret 2025 tak berlalu begitu saja bagi firma hukum Makarim dan Taira S. Ada gelaran khusus yang dinamakan Lebaran Bazaar bersama individu-individu sindroma down di Jakarta.

Managing Partner Makarim & Taira S Maria Sagrado menyampaikan bahwa acara tersebut adalah dukungan lembaganya bagi individu dengan sindroma down.

Bazaar ini menghadirkan berbagai produk menarik seperti kue kering, busana, kerajinan tangan, minuman, dan makanan yang semuanya dibuat dan dijual langsung oleh individu-individu dengan sindroma down. Juga ada pertunjukan nyanyian dan tarian dari anggota ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia dan POTADS (Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome) yang semakin memeriahkan suasana.

Menrut Maria. melalui inisiatif ini, Makarim dan Taira S ingin memberikan ruang bagi individu dengan sindroam down untuk menampilkan kreativitas, keterampilan, serta semangat kewirausahaan, sekaligus mendorong keterbukaan dan keberagaman (inklusivitas) dalam masyarakat.

“Program bazaar ini memberikan kesempatan bagi individu dengan sindroma down untuk mendapatkan pengalaman profesional, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan keterampilan yang berharga,” jelas Maria, Minggu, (23/3/2025).

Kegiatan itu juga dilaksanakan dengan dasar, “Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang berharga dan layak untuk dihargai,” ujarnya lagi.

Maria menuturkan, sejak tahun 2018, Makarim & Taira S pun telah membuka program magang untuk individu dengan sindroma down bekerjasama dengan ISDI dan POTADS.

Terlebih lagi bila merujuk pada Pasal 53 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan swasta diwajibkan untuk memperkerjakan 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerjanya. Program magang khusus untuk individu dengan sindroma down dan acara Lebaran Bazaar tahun ini merupakan wujud komitmen Makarim & Taira S dalam merealisasikan lingkungan kerja yang inklusif tersebut.

Maria juga berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam menciptakan perubahan sosial yang nyata dan mendukung inklusivitas bagi semua golongan masyarakat, terutama bagi individu dengan sindroma down.

Salah satu peserta Lebaran Bazaar tahun ini yang tergabung dalam ISDI, M. Ikhlas Dwi Kurnia, mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasinya. “Saya senang bisa ikut acara hari ini. Saya senang banyak orang bisa melihat karya kami dan bisa ketemu teman-teman baru,” ungkap Ikhlas yang juga merupakan seorang barista di sebuah kedai kopi di Jakarta Selatan.

Robby Eko Raharja, peserta Lebaran Bazaar yang menjadi bagian dari POTADS, menyampaikan rasa sukacitanya bisa ambil bagian dari Lebaran Bazaar tahun ini.

“Saya dan teman-teman bisa kasih lihat karya kami dan bermain musik ke semua orang. Kami ingin kasih lihat bahwa kami juga bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk semua orang,” kata Robby, yang juga seorang musisi dan memainkan instrumen keyboard.