DPRD Berau Pelajari Strategi Sleman dalam Tingkatkan PAD dan Kemandirian Ekonomi Daerah

DPRD BERAU22 Dilihat

metroikn, YOGYAKARTA – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Gideon Andris, menegaskan perlunya menggali potensi daerah secara lebih luas untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan pada sektor tambang serta perkebunan sawit.

Hal itu disampaikan Gideon saat menghadiri kegiatan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Kabupaten Berau dalam Rangka Optimalisasi PAD dan Kinerja DPRD yang digelar di kantor DPRD Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (31/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Berau berdiskusi dengan DPRD Sleman mengenai strategi pengelolaan PAD yang efektif. Kabupaten Sleman dinilai sebagai salah satu contoh sukses daerah dengan inovasi penguatan ekonomi lokal, terutama dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari dari Sleman, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata yang mampu mendongkrak PAD secara signifikan,” ujar Gideon Andris melalui pesan WhatsApp usai pertemuan.

Gideon menjelaskan, struktur ekonomi Berau selama ini masih didominasi sektor pertambangan dan perkebunan sawit. Ketergantungan tersebut, kata dia, perlu dikurangi agar ekonomi daerah lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kami tidak bisa terus bergantung pada tambang dan sawit. Harus ada sumber pendapatan baru yang lebih beragam,” tegasnya.

Salah satu sektor yang dinilai potensial adalah pariwisata. Dengan kekayaan alam seperti Kepulauan Derawan, Maratua, hingga wisata budaya dan ekowisata, Berau memiliki peluang besar menjadi destinasi unggulan Kalimantan Timur.

Selain sektor wisata, DPRD Berau juga menyoroti strategi Sleman dalam penguatan regulasi retribusi, optimalisasi kinerja BUMD, dan penerapan layanan publik berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi serta penerimaan daerah.

“Hasil kunjungan ini akan kami jadikan bahan evaluasi dan rujukan untuk kebijakan peningkatan PAD di Berau. Kami ingin ini bukan sekadar studi banding, tapi benar-benar diimplementasikan,” tutup Gideon. (adv/metroikn)