Ada 69 Ribu Warga Samarinda Belum Miliki Rumah, Pemkot Siapkan Solusi Hunian Vertikal

Samarinda18 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyoroti masih tingginya angka warga yang belum memiliki rumah pribadi. Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 69.170 unit backlog perumahan atau kekurangan rumah yang perlu dipenuhi untuk menampung kebutuhan warga.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyebut pesatnya pertumbuhan penduduk menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kebutuhan hunian layak di Kota Tepian.

“Saat ini Kota Samarinda memiliki backlog rumah sebanyak 69.170 unit. Kondisi ini menandakan masih perlunya peningkatan penyediaan rumah bagi masyarakat,” ujar Saefuddin, Senin (20/10/25).

Menurutnya, keterbatasan lahan di kawasan padat seperti Samarinda Kota, Samarinda Ilir, dan Samarinda Ulu menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan perumahan baru. Harga tanah yang terus melonjak membuat banyak warga sulit mendapatkan hunian di pusat kota.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot mendorong pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen di kawasan lain yang masih memiliki potensi lahan, terutama di bagian utara dan selatan kota.

“Pembangunan hunian vertikal bisa menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan lahan. Selain efisien, konsep ini juga mendukung tata ruang kota yang lebih tertata,” jelasnya.

Saefuddin menegaskan, arah pembangunan hunian vertikal juga sejalan dengan visi Pemkot untuk menciptakan Samarinda sebagai kota layak huni dan berkelanjutan, di mana kebutuhan papan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus memperluas lahan secara horizontal.

“Kita ingin memastikan semua warga bisa memiliki tempat tinggal yang layak tanpa harus meninggalkan prinsip tata ruang dan keseimbangan lingkungan,” pungkasnya.