Takmir Masjid di PPU Dibekali Tata Kelola dan Perlindungan Kerja, Masjid Tak Lagi Sekadar Tempat Ibadah

METROPOLIS31 Dilihat

Metroikn, Penajam Paser Utara – Suasana Masjid An Nur di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Minggu (18/05/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Pengurus takmir masjid, tokoh agama, perangkat desa, hingga warga setempat berkumpul dalam satu forum pembinaan yang dirangkai dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Penajam ini turut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelolaan masjid sekaligus memperluas pemahaman terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Di dalam forum, pembahasan berjalan cukup dinamis. Para pengurus masjid tidak hanya dibekali soal administrasi dan tata kelola, tetapi juga diajak melihat kembali peran masjid yang selama ini menjadi ruang sosial masyarakat, mulai dari kegiatan keagamaan hingga pembinaan warga.

Hal lain yang ikut mencuri perhatian adalah sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan. Di sana, peserta mendapatkan penjelasan bahwa perlindungan kerja tidak hanya berlaku bagi pekerja formal, tetapi juga penting bagi pekerja informal, termasuk pengurus keagamaan yang selama ini banyak bergerak secara sukarela.

Ketua BAZNAS PPU yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi langkah DMI Kecamatan Penajam yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan pembinaan yang menyentuh langsung kebutuhan pengurus masjid di lapangan.

Ia menilai, pengelolaan masjid ke depan perlu semakin rapi dan profesional, seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan umat yang juga semakin kompleks di tengah perubahan sosial masyarakat.

Sejumlah peserta tampak aktif dalam sesi diskusi. Mereka membahas mulai dari tantangan pengelolaan masjid, keterbatasan sumber daya, hingga pentingnya dukungan perlindungan sosial bagi para pengurusnya.