Metroikn, Samarinda – Upaya memperluas konektivitas udara di Kalimantan Timur mulai digencarkan Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto. Manajemen bandara kini membidik maskapai AirAsia untuk membuka peluang rute penerbangan baru.
Langkah itu diwujudkan melalui kunjungan langsung ke kantor AirAsia sebagai bagian dari penjajakan kerja sama. Fokusnya tidak sekadar komunikasi, tetapi membuka peluang konkret untuk memperkuat jaringan penerbangan di wilayah Kaltim.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara APT Pranoto, Roslan, menegaskan bahwa ekspansi konektivitas menjadi kebutuhan strategis seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat.
“Perluasan koneksi dengan maskapai adalah untuk saling bertukar informasi dan membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan dalam mendukung pertumbuhan transportasi udara di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak bandara memaparkan sejumlah keunggulan, termasuk cakupan layanan yang menjangkau lima kabupaten dan kota di sekitarnya. Diskusi juga menyinggung potensi trafik penumpang harian, dukungan operasional, hingga strategi promosi bersama untuk meningkatkan tingkat keterisian penerbangan.
Saat ini, Bandara APT Pranoto telah dilayani enam maskapai aktif, yakni Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Super Air Jet, Wings Air, serta maskapai perintis Smart Aviation. Rute menuju Jakarta masih menjadi yang tersibuk dengan frekuensi hingga empat kali penerbangan setiap hari.
Di sisi lain, penguatan layanan penumpang juga terus dilakukan. Tidak hanya fokus pada infrastruktur besar, bandara melengkapi fasilitas seperti ruang menyusui, ruang kerja, mesin pelaporan mandiri, area bermain anak, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum dan layanan parkir inap.
“Semoga langkah ini menjadi awal kolaborasi yang membawa manfaat besar bagi penerbangan dan seluruh pengguna jasa di Kalimantan Timur,” pungkas Roslan.









