Sertifikasi Aset Kelistrikan Dikebut, PLN dan BPN Kaltim Perkuat Koordinasi

METROPOLIS188 Dilihat

Metroikn, Samarinda – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur dalam mempercepat proses sertifikasi aset infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan rapat koordinasi dan Focus Group Discussion yang digelar di Samarinda pada Kamis (5/3). Kegiatan ini menjadi forum bersama untuk membahas percepatan sertifikasi aset sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Raditya Kuntoro, mengatakan koordinasi dengan BPN menjadi langkah penting dalam memastikan setiap aset kelistrikan memiliki kepastian hukum yang kuat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kejelasan status hukum terhadap lahan dan aset yang digunakan.

Melalui forum koordinasi ini, PLN berharap sinergi antara kedua institusi dapat semakin kuat sehingga proses sertifikasi aset yang menjadi bagian dari pengamanan aset negara dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat, beserta para Kepala Kantor Pertanahan kabupaten dan kota di wilayah Kalimantan Timur. Dari pihak PLN turut hadir para manajer Unit Pelaksana Proyek di lingkungan PLN UIP Kalimantan Bagian Timur.

Secara terpisah, General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, menegaskan bahwa koordinasi antara PLN dan BPN memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional.

Ia menyebut, kepastian hukum terhadap aset kelistrikan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan dapat berjalan tepat waktu serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, PLN juga memaparkan capaian sertifikasi aset di wilayah kerja BPN Kalimantan Timur sekaligus mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengadaan dan sertifikasi aset.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam proses pengamanan aset kelistrikan, PLN turut menyerahkan piagam penghargaan kepada jajaran BPN yang telah berkontribusi dalam proses sertifikasi aset. Penyerahan plakat juga dilakukan sebagai simbol penguatan kolaborasi antara kedua institusi.

Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat, menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antara kedua lembaga menjadi kunci dalam memastikan proses sertifikasi aset berjalan tertib administrasi serta memberikan kepastian hukum terhadap aset negara.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai tantangan di lapangan dapat diselesaikan bersama demi mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bermanfaat bagi masyarakat.