DPRD Berau Dorong Pemkab Perluas Program Pangan Murah untuk Tekan Harga Kebutuhan Pokok

DPRD BERAU18 Dilihat

metroikn, TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau memberi apresiasi sekaligus perhatian kepada Pemerintah Daerah atas langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui program pangan murah yang dilaksanakan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menilai program pangan murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok. Menurutnya, kegiatan ini terbukti efektif menekan beban pengeluaran warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Inisiatif ini harus terus diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata hingga ke pelosok,” ujar Gideon, Jumat (24/10/2025).

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah melalui program pangan murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk keberpihakan nyata terhadap masyarakat kecil, khususnya di wilayah kampung yang selama ini kesulitan memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Banyak warga di perkampungan harus membayar lebih mahal karena akses distribusi yang sulit. Dengan adanya kegiatan seperti ini, pemerintah menunjukkan kehadirannya di tengah rakyat,” tuturnya.

Selain meringankan beban masyarakat, Gideon menyebut kegiatan pangan murah juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan tersedianya bahan pokok harga wajar, gejolak harga di tingkat bawah bisa lebih terkendali.

“Pangan murah membantu menekan selisih harga antara kota dan kampung. Ini sangat penting, apalagi menjelang akhir tahun atau hari besar keagamaan ketika harga biasanya naik,” jelasnya.

Politisi muda Partai Gerindra itu berharap, program pangan murah dapat dijalankan secara berkelanjutan, tidak hanya saat momentum tertentu. Ia mendorong agar pelaksanaannya menjangkau lebih banyak kecamatan, termasuk daerah yang sulit diakses transportasi.

“Kalau bisa jangan hanya di satu atau dua titik. Daerah terpencil justru yang paling membutuhkan perhatian seperti ini,” tegasnya.

Gideon juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, hingga petani dan pelaku UMKM untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Berau.

“Diskoperindag tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dengan semua pihak agar pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil di seluruh wilayah,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan pangan murah secara optimal dan bersama-sama mendukung upaya pemerintah menjaga kesejahteraan bersama. (adv/metroikn)