255 Mahasiswa IKIP PGRI Terima Beasiswa Gratispol dari Pemprov Kaltim

KALTIM19 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam memajukan pendidikan tinggi kembali dibuktikan melalui program beasiswa Gratispol. Sebanyak 255 mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Kaltim resmi menerima bantuan biaya pendidikan tersebut pada tahun ini.

Program Gratispol yang digagas Pemprov Kaltim menjadi salah satu langkah nyata untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak daerah melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan keberpihakan Pemprov Kaltim terhadap mahasiswa perguruan tinggi swasta.

“Bantuan ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat. Beasiswa Gratispol sangat membantu mahasiswa kami, terutama yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ini bentuk komitmen nyata dalam pemerataan pendidikan,” ujarnya, Kamis (23/10/25).

Selain beasiswa dari pemerintah daerah, kampus juga menerima dukungan dari berbagai pihak lain. Tahun ini, IKIP PGRI Kaltim memperoleh 44 kuota beasiswa aspirasi KIP Kuliah dari anggota DPR RI serta 11 beasiswa tambahan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti).

Menurut Suriansyah, kehadiran berbagai program bantuan pendidikan ini membuka peluang luas bagi generasi muda Kaltim untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus khawatir soal biaya.

“Sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak kuliah. Kesempatan sudah terbuka lebar, tinggal kemauan belajar dan kesungguhan dari mahasiswa sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III IKIP PGRI Kaltim, Abdul Rozak Fahrudin, menyebutkan pihak kampus tengah menyiapkan langkah strategis agar jangkauan penerima beasiswa semakin luas pada tahun mendatang.

“Saat ini Gratispol baru diterima oleh mahasiswa semester satu. Kami sedang mendata mahasiswa semester tiga, lima, dan tujuh agar tahun depan mereka juga bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Ia menilai, perhatian Pemprov Kaltim terhadap pendidikan tinggi swasta menjadi sinyal positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Dengan beasiswa berkelanjutan seperti ini, mahasiswa bisa fokus belajar tanpa harus terbebani biaya kuliah. Ini sangat penting untuk membangun SDM unggul di Kaltim,” tambahnya.

Dengan berbagai dukungan tersebut, IKIP PGRI Kaltim semakin mengokohkan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan di daerah.

“Kampus ini tidak hanya menghasilkan tenaga pendidik profesional, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam membangun generasi cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” tandasnya.